GIIAS 2019: Harga Belum Fix, Inden Renault Triber Tembus 150 Unit

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Renault Triber menjadi salah satu model yang banyak dikunjungi pengunjung GIIAS 2019. Minggu, 21 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Renault Triber menjadi salah satu model yang banyak dikunjungi pengunjung GIIAS 2019. Minggu, 21 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Tangerang - PT Maxindo Renault Indonesia atau MRI baru saja merilis wecara resmi penjualan produk jagoannya Renault Triber di Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2019, di ICE, BSD City, Tangerang, 18-28 Juli 2019. Hingga hari ketiga atau 20 Juli 2019 total SPK sudah 150 unit.

    "Hari ketiga kemarin sudah 150 unit dan belum masuk hitungan hari ini," kata Chief Operating Officer (COO) PT Maxindo Renault Indonesia Davy J Tuilan kepada Tempo, Senin 22 Juli 2019.

    Davy berujar bahwa meski harga resmi belum deal namun 150 customer (inden) itu sudah memantapkan pilihan pada Renault Tribber. Selain harga yang belum fix, proses pengiriman mobil yang harganya ditaksir di bawah Rp 190 juta ini baru akan dimulai pada bulan Desember 2019. Jadi bagi konsumen yang memesan Triber di GIIAS 2019 harus siap menunggu selama kurang lebih lima bulan ke depan.

    Sebagai tambahan informasi, Renault Triber hadir dalam empat varian, yang terendah RXE dan RXL hanya mempunyai trnasmisi manual. Sementara untuk dua varian lain yakni RXT dan RXZ hadir dengan varian manual dan otomatis.

    Selain itu pemesanan Renault Triber kabarnya bisa memesan mobil jenis MPV ini dengan mengeluarkan biaya tanda jadi Rp 3 juta. Untuk harga mobil yang diimpor utuh (CBU) dari India ini diklaim akan sangat kompetitif. Bahkan disebut bersiang dengan mobil di segmen Low Cost Green Car (LCGC) atau mobil dengan harga di bawah Rp 200 jutaan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.