Kata Pedagang Mobil Bekas Soal Pembatasan Usia Mobil di Jakarta

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana penjualan mobil bekas di WTC Mangga Dua, Jakarta, Senin 20 Mei 2019. Manajer Pemasaran Senior WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih menyatakan penjualan mobil bekas menjelang mudik Lebaran 1440 H meningkat dibandingkan hari biasa pada bulan sebelumnya. Tempo/Tony Hartawan

    Suasana penjualan mobil bekas di WTC Mangga Dua, Jakarta, Senin 20 Mei 2019. Manajer Pemasaran Senior WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih menyatakan penjualan mobil bekas menjelang mudik Lebaran 1440 H meningkat dibandingkan hari biasa pada bulan sebelumnya. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pedagang mobil bekas tidak sependapat dengan rencana pembatasan usia kendaraan maksimal 10 tahun di Jakarta pada 2025. 

    "Menurut saya itu yang penting perawatan sih bukan masalah tahunnya, karena kalau mobil baru enggak dirawat juga sama saja," kata Pedagang Mobil, Nanto saat dijumpai di WTC Mangga Dua, Jakarta, Jumat, 9 Agustus 2019.

    Nanto juga mengatakan bahwa yang menjadi masalah polusi di Jakarta itu adalah hasil gas buangnya bukan dari tahun pembuatannya. "Kan yang jadi masalah itu polusi bukan masalah tahunnya, jadi sebenarnya kalau mau bikin batasan lewat uji emisi saja," ujarnya.

    Seorang kolektor mobil antik, Randy juga mengatakan bahwa selama ini mobil tua miliknya memiliki kondisi mesin yang bagus karena melakuakan perawatan secara berkala.

    "Saya juga enggak setuju ya kalau misalnya alasan pembatasan itu karena tahun pembuatan, mobil saya Corolla 1973 mesinnya masih bagus karena perawatan," katanya.

    Randy juga menerangkan bahwa perawatan mobil itu tidak selalu mahal, yang penting adalah oli mesin harus selalu diperhatikan dan diganti.

    "Kalau menurut saya merawat mobil itu yang penting perhatikan oli mesin, kalau digunakan dalam jarak yang sekiranya jauh ya harus sering diganti dan jangan lupa rajin dipanasin, namanya juga mesin tua ya," ujar Randi.

    Antara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.