Ribuan Motor Antik Hadir di Djogjantique Day, Harga Bisa Ditawar

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Motor klasik DKW Union 1952 bakal mejeng dan boleh ditawar dalam gelaran Djogjantique Day 2019 di Yogyakarta, 23-25 Agustus 2019.Tempo/Pribadi Wicaksono

    Motor klasik DKW Union 1952 bakal mejeng dan boleh ditawar dalam gelaran Djogjantique Day 2019 di Yogyakarta, 23-25 Agustus 2019.Tempo/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Komunitas motor tertua di Yogya, Motor Antique Club Indonesia (MACI) menggelar Djogjantique Day saat menginjak hari jadinya di Agustus.

    Pada 2019, Djogjantique Day 2019 bakal kembali hadir mengusung tema Vintage Paradise yang dipusatkan  di halaman parkir Stadion Mandala Krida Yogyakarta, 23-25 Agustus 2019.

    Ajang kali ini digelar sebagai rangkaian kegiatan hari jadi ke-32 klub yang beranggotakan ribuan orang tersebut. "Sebanyak 1000-1500 motor dan mobil antik bakal hadir pada gelaran Djogjantique Day 2019, keluaran berbagai tahun, berbagai merek,” ujar Ketua Panitia Djogjantique Day 2019 sekaligus Wakil Ketua komunitas Motor Antik Club (MAC) Yogyakarta Ardy ‘Sinchan’ Tjandranata Kamis 15 Agustus 2019.

    Ardi menyebut motor antik yang hadir pada even tersebut tak hanya dari seluruh wilayah Indonesia. Namun peserta dari luar negeri seperti dari Malaysia, Thailand, Singapura, Brunei Darussalam dan Philipina hingga Australia serta Selandia juga sudah mengkonfirmasi kehadirannya.

    “Peserta yang sudah konfirmasi sampai hari ini 800 motor keluaran Eropa dan Amerika yang usianya 1970 ke bawah, untuk dari luar negeri tak membawa motornya, hanya ridernya,” ujarnya.  

    “Asyiknya, dalam gelaran ini pengunjung bisa berkesempatan membeli motor antik yang disukainya. Dengan syarat pemilik mau menjual, karena kami tidak membatasi kalau memang ada peserta yang berniat menjual koleksinya,” Ardi menambahkan.  

    Hanya saja, Ardi mengingatkan, patut dicatat jika motor antik layaknya barang antik. Alias tak mengenal harga pasaran. Harganya bisa dibilang murah bisa juga dibilang tak masuk akal jika unit itu langka.

    Unit-unit langka yang akan ikut meramaikan dalam gelaran itu sebut saja misalnya sang legenda Harley Davidson Knucklehead 1942 yang harga bahannya saja sudah Rp 600 jutaan. Jika didandani atau terawat, motor Pride American dan dewanya seri Harley itu harganya bisa melampui Rp 1 miliar.  

    Selain itu ada juga koleksi Indian Sport Scout 750cc 1934-1942 yang biasanya ditaksir Rp 500 jutaan ke atas. Tak ketinggalan juga motor ikonik seperti NSU 1934.

    Tapi, tak hanya itu seri –seri klasik lawasan yang mungkin pasarannya lebih ‘terjangkau’ juga bakal hadir.

    Selanjutnya: Harga Motor DKW Hummels 50 cc hanya Rp 10-30 Juta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara