Kelas Supermoto Jadi Kelas Fun Race di Honda Dream Cup 2019

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Honda CRF450L. Sumber; motorcycle.com

    Honda CRF450L. Sumber; motorcycle.com

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Astra Honda Motor membuka kelas baru dalam ajang Honda Dream Cup 2019, salah satu ajang one make race motor Honda yaitu kelas matik dan supermoto. Dua kelas ini menjadi salah satu cara untuk menarik penonton maupun pembalap. Bahkan dari data AHM, jika dibandingkan dengan balapan seri pertama di Kalimantan Selatan jumlah pesertanya mengalami kenaikan. "Terbukti dibandingkan seri pertama di Banjar Baru naik tiga kali lipat," kata Rizky Christianto, Manager Motorsport AHM.

    Pembukaan kelas ini, kata dia, setelah AHM menjual model trail Honda CRF150L pada akhir 2017. Kemudian, motor ini juga menjadi kelas supporting. Selama perjalanannya, peminat di kelas supporting ini terus bertambah. "Animo dari tim yang main supermoto makin banyak dan starter yang join juga bertambah," ucapnya.

    Soal regulasi yang diterapkan dalam kelas Supermoto mengikuti aturan yang diterapkan dalam kejurnas. Diantaranya, penggunaan ukuran ban motor 110 pada bagian depan dan 130 pada bagian belakang. "Bedanya pada balapan ini, kami tambah one make tire FDR," ujarnya.

    Berikut Hasil Balap CRF150L SUPERMOTO TU 180CC OPEN
    1. TOMMY SALIM dari RC 3 HONDA TECHNO TRIMEDIA EXOTIC
    2. FITRIANSYAH KETE dari ASTRA MOTOR RACING TEAM YOGYAKARTA
    3. R ALUDONA dari KOMPO MOTOR FIF PBG BONJROT FASTTECH
    4. SHALDAN OKTADA dari BINTANG MOTOR DAN'S PRO SPEED BRT CRF
    5. AHMAD SAUGI dari DAYA HONDA
    6. ARI TRI ATMOJO dari TUNASJAYA
    7. FALDHAN dari BINTANG MOTOR DAN'S PRO SPEED BRT

    Tak Finis
    8. PRABA ADI dari CV SINAR HARAPAN MD RACING MURAH JAYA CEBONG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ratusan Ribu Orang Mengalami Gangguan Pernafasan Akibat Karhutla

    Sepanjang 2019, Karhutla yang terjadi di sejumlah provinsi di Sumatera dan Kalimantan tak kunjung bisa dipadamkan. Ratusan ribu jiwa jadi korban.