Kasus Mobil Pecah Ban, Begini Cara Merawat Karet Bundar

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kecelakaan mobil pecah ban di Tol Jagorawi pada Ahad pagi, 15 Spetember 2019. Foto diambil dari cuplikan video yang tersebar di aplikasi perpesanan singkat

    Kecelakaan mobil pecah ban di Tol Jagorawi pada Ahad pagi, 15 Spetember 2019. Foto diambil dari cuplikan video yang tersebar di aplikasi perpesanan singkat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kecelakaan Tol Jagorawi diduga akibat mobil pecah ban yang mengakibatkan korban tewas 3 orang. Kasus pecah ban sering kali menelan korban jiwa karena kendaraan tidak bisa dikendalikan. Salah satu langkah tepat adalah preventif atau pencegahan dengan melakukan perawatan ban secara benar.

    Perawatan dan penggunaan yang benar pada ban kendaraan tidak hanya akan meminimalisasi kasus pecah ban namun juga tingkat keawetannya. Cara penggunaan dan kondisi lingkungan seperti cuaca menjadi sejumlah faktor karet ban menjadi rentan keras hingga retak-retak yang menjadi pemicu kasus mobil ban pecah.

    Seperti dikutip dari laman Suzuki, berikut cara perawatan ban yang benar:

    1. Rutin Membersihkan Ban
    Dalam proses membersihkan ban lakukanlah secara rutin agar menjauhkan kotoran yang menempel di ban tersebut. Ingat, kotoran, debu atau pasir yang menempel di ban bisa menyebabkan ban mudah bocor atau pecah. Saat membersihkan ban, gunakanlah sebaiknya sikat dengan membasahi ban terlebih dahulu dengan air sabun.

    2. Rutin Cek Tekanan Angin Ban
    Memeriksa tekanan angin ban secara rutin penting agar bisa mengetahui ban dalam kondisi kempes atau tidak, jika kondisi ban kempes, segera tambah angin ban, dan jangan paksakan mengendarainya ketika ban dalam kondisi kempes. Alasannya, ban akan mudah bocor, cepat botak, bahkan sampai bisa retak. Adapun memberi tekanan angin terlalu tinggi dalam mengisi angin ban karena ban juga berisiko pecah atau meledak. Jadi saat pengisian angin ban sebaiknya cek dulu kondisi ban..

    3. Muatan Jangan Berlebihan
    Dalam mengangkut muatan sebaiknya sesuaikan dengan kapasitas kendaraan. Membawa muatan melebihi kapasitas bisa menyebabkan ban cepat botak dan bisa juga membuat ban mudah pecah atau retak. Hal ini sudah pasti membahayakan keselamatan saat berkendara.

    4. Hindari Parkir di Bawah Terik Matahari
    Sewaktu memarkirkan kendaraan sebaiknya ditempat yang teduh. Jika Anda parkir di bawah terik matahari bisa membuat tekanan angin ban meningkat karena pemuaian udara akibat terkena panas. Hal ini sudah pasti berisiko bisa membuat ban mudah botak dan akhirnya pecah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.