Royal Enfield Classic 350 S Meluncur, Lebih Murah dari Motor Jawa

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Royal Enfield Classic 350 S (rushlane)

    Royal Enfield Classic 350 S (rushlane)

    TEMPO.CO, Jakarta - Royal Enfield Classic 350 S resmi diluncurkan di India. Harga peluncuran Harga sepeda motor ini saat peluncuran mencapai 1.45 lakh atau setara Rp 28,5 juta. Kehadiran RE Classic 350 S baru ini diharapkan bisa mendongkrak penjualan RE 350 generasi sebelumnya yang mengalami penuruanan tajam dalam beberapa bulan terakhir.

    Seperti dilansir dari Rushlane, motor yang hadir dengan pelek hitam ini disebut lebih murah dari kompetitornya The Jawa 42 single-channel varian ABS. RE Classic 350 S mengadopsi rem tromol belakang sebagai pengganti cakram. Motor ini juga memiliki fitur pelapis hitam untuk mesin dan pelek.

    Dengan cara ini, RE disebut menemukan cara untuk mengurangi penggunaan lapisan krom yang mahal. Sekaligus menyelaraskan keinginan pasar pengguna kaum anak muda.

    Classic 350 S tersedia dalam dua pilihan warna, yakni Pure Black dan Mercury Silver. Motor ini rencananya akan diperkenalkan di seluruh negara dalam beberapa bulan mendatang.

    Untuk mesin motor retro klasik ini tidak mengalami perubahan. RE Classic 350 tetap memakai mesin 346 cc single-silinder berpendingin udara dengan transimisi 5 percepatan. Angka tenaga dan torsi masing-masing mencapai 20,3 hp dan 28 Nm.

    Namun ke epannya Royal Enfield Classic 350 S diharapkan akan bermigrasi ke platform baru pada awal tahun depan. Penambahan model ABS single-channel memungkinkan perusahaan untuk membuat model yang paling dicari oleh basis konsumen yang lebih luas.

    Untuk pasar Indonesia sendiri, line up Royal Enfield baru menyediakan delapan model. Termasuk RE Classic 350 generasi sebelumnya yang dibanderol dengan harga Rp76,7 juta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.