Menguji Teknologi Keselamatan Honda Sensing di Civic dan CR-V

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Test drive Honda Civic dan CR-V beteknologi keselamatan yang dikembangkan dengan nama Honda SENSING di Japan Automobile Research Institute, Tsukuba, Ibaraki, Jepang, Jumat 25 Oktober 2019. TEMPO / S. Dian Andryanto

    Test drive Honda Civic dan CR-V beteknologi keselamatan yang dikembangkan dengan nama Honda SENSING di Japan Automobile Research Institute, Tsukuba, Ibaraki, Jepang, Jumat 25 Oktober 2019. TEMPO / S. Dian Andryanto

    TEMPO.CO, Tsukuba Ibaraki - Hujan makin deras di Tsukuba, Ibaraki. Meskipun telah diinfokan lembaga meteorologi Jepang hari sebelumnya bahwa Jumat, 25 Oktober 2019, cuaca tidak baik, hujan lebat disertai angin kencang. Tapi jadwal test drive Honda tetap dilaksanakan, siang ini, di sekitar area Japan Automobile Researh Institute (JARI).

    Kali itu awak media dari Indonesia termasuk Tempo, dan para jurnalis asal Thailand berkesempatan menguji kendaraan Honda Civic dan Honda CR-V yang dilengkapi teknologi keselamatan terdepan dari Honda yang dikenalkan sebagai Honda SENSING.

    Setelah mendapatkan brief, mengenai medan melingkar yang akan dilalui, instruktur menjelaskan pula mengenai safety riding dalam test drive ini. Mobil pemandu di depan akan dikendarai pihak Honda, sedangkan peserta test drive di mobil di belakangnya, bersama seorang teknisi dan penerjemah, yang rata-rata masih muda usia.

    Kemudian, instruktur menjelaskan pula tujuan test drive ini menguji kendaraan-lendaran Honda yang telah dilengkapi teknologi keselamatan, Honda SENSING tersebut. Antara lain, Collision Mitigation Braking System™ (CMBS™) yan bisa membantu pengemudi untuk menghindari tabrakan ketika sistem mendeteksi adanya potensi benturan dengan kendaraan yang melaju ataupun pejalan kaki di depan. Lalu memastikan Lane Keeping Assist System (LKAS) yang dapat mempermudah pengendara dengan membantu mengkoreksi pergerakan arah setir di jalan tol berfungsi baik.

    Test drive Honda Civic dan CR-V beteknologi keselamatan yang dikembangkan dengan nama Honda SENSING di Japan Automobile Research Institute, Tsukuba, Ibaraki, Jepang, Jumat 25 Oktober 2019. TEMPO / S. Dian Andryanto

    Juga, membuktikan Road Departure Mitigation (RDM) dengan menggunakan Monocular Camera untuk mengidentifikasi garis jalan (baik berupa garis lurus atau terputus-putus) serta mendeteksi titik reflektor yang ada di jalan. Dan terakhir, Adaptive Cruise Control (ACC) with Low Speed Follow (LSF) yang membantu pengendara untuk mengatur kecepatan yang diinginkan dan membuat kendaraan mengikuti mobil yang ada di depannya.

    Hujan dan angin masih kecang di luar. Beberapa awak media yang belum terlalu familiar dengan teknologi Honda SENSING bergurau, “Selamat di jalan, selamat di akhirat”. Bukan tanpa alsan sebenarnya, karena dengan teknolog canggih ini, pengemudi mempercayakan sepenuhnya kepada kendaraan yang sarat teknologi ini, kapan jalan dan kapan harus berhenti, tanpa banyak aktivitas dari pengemudi.

    Tempo.Co menjajaln sedan Honda Civic berteknologi Honda SENSING. Saat mobil pemandu melajau, mengikuti di belakang dengan kecepatan sekitar 55 kilometer perjam, meudian menekan tombol REST, maka mobil sepenuhnya sudah mengikuti mobil didepannya.

    Mobil di depan menambah laju kecepatan, mobil yang dikendarai pun otomatis akan menyesuaikan. Kita hanya perlu menjaga tetap di belakang mobil yang “dikunci”, dalam garis rambu. Setir meski di pegang relatif tak di depan.diperlukan, begitu pula dengan pedal rem dan gas sama sekali tak diinjak. Akselerasi kendaraan mengikuti kendaraan di depan.

    Tiba saat yang mendebarkan, ketika kendaraan di depan berhenti, mobil yang dikendarai makin mendekat, sekalilagi instruktur dengan bahasa Jepan yang ditermahkan translater dengan bahasa Inggris mengingatkan untuk tak perlu membuat gerakan apapun, kaki epas dari pedal rem dan gas, kemudia hanya sebatas di pegang saja. Ajaib, mobil yang melaju sendiri secara otonom mengikuti monil di depan pun berhenti sekitar 3 meter di belakangnya.

    Saat dicoba mobil keluar jalur, maka panel mengingatkan untuk ke jalur awal di belakang mobil yang kita ikuti sebagai pemandu. Begitu terus, seluruh teknologi Honda SENSIN berjalan dengan baik. Pengemudi lebih rileks, tapi keamanan tetap terjaga. Hingga kembali ke rute awal, fungsi CMBS, LKAS, RDM, dan ACC dalam test drive hari ini berjalan baik. Mobil responsif terhadap proses mengemudi yang aman.

    “Teknologi keselamatan yang dikembangkan Honda ini bukan hanya untuk melindungi penumpang dan pengendara dalam mobil saja, tapi juga melindungi pengendara dan penumpang di kendaraan lain, termasuk pejalan kaki dan sekitarnya,” kata Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM).
    “Kami selalu ingin mewudujudkan safety for everyone sehingga berkendara menjadi lebih aman dan nyaman,” kata dia, di akhir sesi test drive mendaraan Honda berteknologi keselamatan dari Honda SENSING.

    “Teknologi membantu mengingatkan pengemudi untuk menjaga keselamatan berkendara,” ujarnya.

    Hujan masih turun di Tsukuba, Ibaraki. Namun, test drive dengan menjajal berbagai teknologi Honda dalam rangkaian HPM bersama awak media nasional di Tokyo Motor Show atau TMS 2019, telah berakhir.

    S. DIAN ANDRYANTO (TSUKUBA, IBARAKI)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.