Honda CBR1000RR Terbaru Tertangkap Kamera Tengah Diuji Coba

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Honda sedang menguji jagoan baru untuk kelas superbike. Sumber: autocarindia.com

    Honda sedang menguji jagoan baru untuk kelas superbike. Sumber: autocarindia.com

    TEMPO.CO, Tokyo - Kabar yang mengatakan bahwa Honda akan meluncurkan generasi terbaru CBR1000RR kian santer terdengar. Ditambah belum lama ini, motor tertangkap kamera tengah diuji coba.

    Seperti yang dilansir Autocar, motor yang disebut juga sebagai CBR1000RR Fireblade itu tertangkap kamera media asal Jepang tengah diuji di trek balap, di Jepang. Namun belum jelas apakah motor tersebut merupakan model massal yang akan di produksi atau model dengan spek balap.

    Yang jelas dari bocoran foto tersebut terlihat pengaturan rem dan suspensi sampai ke arah depan menggunakan suku cadang high-end, seperti yang digunakan pada motor-motor di World Superbike (WSBK), serta bagian rearset berbahan alumunium yang tidak dicat.

    Lalu pada gambar juga terlihat motor tidak dilengkapi indikator belok, dan spakbor belakang. Hal tersebut bisa saja menunjukan bahwa motor yang sedang diuji coba masih berupa prototipe. Karena jika untuk model produski massal seharusnya lebih rapih.

    Yang cukup menarik, Honda CBR1000RR terbaru itu punya ventilasi udara yang besar di bagian depannya. Terlihat serupa dengan yang ada di Kawasaki Ninja ZX-10R.

    Laporan sebelumnya menyebut Honda CBR1000RR kemungkinan mengendong mesin V4, tetapi laporan terbaru menunjukkan bahwa Fireblade 2019 tetap menggunakan empat silinder sejajar seperti model lama hanya tenaga yang ditambah. Adapun mesin baru V4 sedang dikembangkan untuk model baru khusus, Honda RVF1000R.

    Kemungkinan besar produsen motor raksasa asal Jepang itu akan mengungkapkan informasi terkait CBR1000RR pada ajang EICMA 2019 Pada November mendatang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.