Afridza Munandar Meninggal saat Balapan, Ini Motor Kesayangannya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Afridza Munandar mengendarai motor kesayangannya Vespa PTS Special 90. Sumber: instagram @afridzasyach

    Afridza Munandar mengendarai motor kesayangannya Vespa PTS Special 90. Sumber: instagram @afridzasyach

    TEMPO.CO, JakartaAfridza Munandar, salah satu pembalap Indonesia bertalenta meninggal dunia setelah mengalami cedera dalam balap motor Asia Talent Cu di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, Sabtu, 2 November 2019. Di lap pembuka, pada tikungan 10, Afridza terlibat kecelakaan dengan pembalap Jepang Shinji Ogu.

    Balapan langsung dihentikan setelah kecelakaan tersebut dengan kedua pembalap mendapatkan perawatan medis. Afridza kemudian diterbangkan ke Rumah Sakit Kuala Lumpur, sementara Ogu dilaporkan sadar dan dibawa dengan ambulans. Terlepas dari upaya terbaik dari tim medis di rumah sakit, Afridza yang berusia 20 tahun meninggal karena luka-lukanya.

    Afridza merupakan pembalap jebolan dari balap underbone. Ia sempat berada di salah satu tim Yamaha yang kemudian berpindah ke tim Honda. Pada Asia Talent Cup musim 2019, ia mencetak dua kemenangan dan empat podium lainnya, dan hanya 27 poin dari pemimpin klasemen Takuma Matsuyama menjelang dua balapan terakhir akhir pekan ini.

    Meski Afridza menyandang pembalap Honda, ternyata tunggangan kesayangannya adalah Vespa PTS Special 90. Motor keluaran tahun 1970-an ini memang populasinya kalah banyak dengan model lainnya. Di pasaran, motor ini memiliki harga variatif tergantung kondisi salah satu situs jual beli ada yang menawarkan Rp 7,6 juta. 

    Beberapa kali, Afridza mengunggah keceriannya bersama Vespa tersebut dan rekan-rekannya. Tak hanya digunakan harian, Afridza juga mengunggah video dirinya bersama rekannya di klub Smallframe Tasikmalaya saat touring ke Ciwidey. "Tour de Ciwidey," ungkapnya dalam akun instagram @afridzasyah.

    Berikut spesifikasi Vespa PTS Special 90:

    • Panjang Bodi Keseluruhan = 1.665 mm
    • Tinggi Maksimal = 1.015 mm
    • Lebar stang = 670 mm
    • Wheel base = 1.180 mm
    • Ground Clearence = 225 mm
    • Radius Putar = 1.650 mm
    • Berat Kosong = 73 kg
    • Tipe Rangka dan sasis = Monocoque
    • Tipe Mesin = Two Stroke with Rotary valve induction 
    • Kapasitas Mesin = 88,5 cc
    • Bore x Stroke = 47 mm x 51 mm
    • Rasio Kompresi = 1 : 7,2
    • Karburator = Dell Orto 16
    • Konsumsi Bahan Bakar = 1 lt / 55 km (berdasarkan standar CUNA)
    • Komposisi Oli Campuran Bensin = 2%
    • Kapasitas Tanki BBM = 5,2 liter
    • Sistem Transmisi = Manual 3 Percepatan
    • Tipe Kopling = Manual Basah
    • Sistem Rem = Drum Brake (expansion type)
    • Suspensi Depan dan Belakang = Helical Springs and Hydraulic Shock Absorber
    • Ukuran Ban Depan dan Belakang = 3.00 x 10"
    • Kapasitas penumpang = 2 orang
    • Kelistrikan = Platina 6V
    • Kecepatan Maksimal (CUNA Standars) = 70 km/jam
    • Kode Produksi = V9A1T

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.