Jenazah Afridza Munandar Tiba di Jakarta Esok, Ini Hasil Otopsi

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seluruh pembalap dunia mendoakan almarhum Afridza Munandar usai balapan Asia Talent Cup 2019. Dok facebook Astra Honda Racing Team

    Seluruh pembalap dunia mendoakan almarhum Afridza Munandar usai balapan Asia Talent Cup 2019. Dok facebook Astra Honda Racing Team

    TEMPO.CO, Jakarta - Jenazah pembalap Indonesia, Afridza Munandar, 20 tahun yang meninggal dunia saat balapan di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, pada Sabtu lalu, akan dipulangkan ke Jakarta besok Senin 4 November 2019.

    "Besok rencananya jenazah akan diterbangkan ke Jakarta menggunakan Garuda GA 821, ETD (Estimated Time of Departure) Bandara Soekarno Hatta pukul 14.00 waktu setempat dengan didampingi oleh official dari Astra Honda Indonesia," kata Kepala Satgas Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur Yusron B. Ambary di Kuala Lumpur, Minggu 3 November 2019.

    Afridza Munandar. Sumber: facebook Astra Honda Racing Team

    Dia mengatakan Minggu siang Polisi Diraja Malaysia (PDRM) telah mengeluarkan hasil otopsi yang menyebutkan penyebab kematian Afridza adalah cedera kepala karena kecelakaan. "Sore tadi jenazah Afridza sudah dikeluarkan dari Rumah Sakit Besar Kuala Lumpur untuk selanjutnya dimandikan dan disalatkan di Masjid Tun Abdul Aziz di Petaling Jaya, Selangor," kata dia.

    Perwakilan Astra Honda Motor Daniel Aria Nugraha yang terlihat di Rumah Sakit Besar Kuala Lumpur akan mendampingi jenazah almarhum sedangkan orang tuanya menunggu di Jakarta.

    "Hingga sekarang memang belum ada informasi tentang kedatangan keluarga namun Pak Daniel yang sudah tiba di rumah sakit Minggu pagi ditugaskan untuk mengurus jenazah almarhum," ujar Yusron.

    Tentang otopsi jenazah almarhum, Yusron mengatakan di Malaysia ada ketentuan setiap jenazah berdasarkan laporan polisi atau meninggal "tidak wajar" selalu dilakukan otopsi kecuali meninggal dunia karena penyakit.

    Daniel Aria Nugraha mengatakan Afridza lulus dari Astra Honda Racing School pada 2017 dan merupakan salah satu pembalap berbakat yang dimilikinya. "Prestasinya banyak termasuk dalam Asia Talent Cup yang berhasil mengumandangkan Indonesia Raya," katanya.

    ANTARA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.