Menyulap Mobil Biasa untuk Slalom, Spek Juara

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu aksi slalom Muhammad Dafa Dery Pratama di acara JogjaCARTa, Sabtu, 16 November 2019. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    Salah satu aksi slalom Muhammad Dafa Dery Pratama di acara JogjaCARTa, Sabtu, 16 November 2019. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pendiri sekaligus ketua komunitas yang berfokus pada pembinaan balap slalom, Jogja Gymkhana Racing Team (JGRT) Febra Budi Satria menyebut biaya modifikasi untuk membangun mobil balap slalom sangat bervariasi.

    Komunitas yang kerap menggelar latihan di lapangan parkir Stadion Maguwoharjo Sleman itu lebih sering menurunkan dua unit mobil slalomnya untuk beraksi saat latihan yakni Honda Jazz GE tahun 2012 dan Honda Brio Satya 1.2 tahun 2016.

    “Untuk spesifikasi kendaraan pacu JGRT mesin standar, memakai piggyback/dastech Unichip Q+, trouttle control Pivot 3D X, suspensi coilover JS Racing, pernya custom, dobel caliper standar futura, dan muffler pakai HRS,” ujar Febra kepada Tempo Senin 18 November 2019.

    Febra menuturkan, pihaknya sengaja mensetting mobil pacu untuk JGRT standar agar sesuai ketentuan berlaku untuk beradu di kelas A1 (sampai dengan 1.500 cc), A2 (sampai dengan 1.300 cc), A3 (sampai 1.200 cc) dan A4 (sampai dengan 1.000cc).

    “Jadi hanya boleh mengubah suspensi, per, rem, header, down pipe, muffler, dobel caliper. Untuk dapur pacu (kelas standar) hanya boleh pasang piggyback dan trouttle control. Untuk kelas F (FFA-free for all) baru bebas rombakan,” ujarnya.

    Adapun untuk kaki kaki, Febra memilih menanamkan velg depan RPF-1, velg belakang CE 28 sementara untuk ban depan Champiro SX2, dan ban belakang memakai acciles ATR Sport.

    “Untuk kelas A1 sampai A4 pun interior mobil harus standar terpasang semua,” ujarnya.

    Febra mengatakan besaran biaya yang harus ia keluarkan untuk mendadani dua mobil itu masing masing berkisar antara Rp 50 sampai dengan Rp 100 juta.

    “Tergantung dari kebutuhan kondisi mobil pada saat disetting,” ujarnya yang memasrahkan penggarapan kustom kedua mobil slalom itu di bengkel Wody Motor Yogyakarta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.