Alasan Layanan Penjualan Mobil Online Menjanjikan di Masa Depan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Astra Motor memamerkan 13 unit mobil berteknologi hybrid di IIMS 2019, termasuk Toyota C-HR Hybrid yang baru dluncurkan pada 22 April 2019. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Toyota Astra Motor memamerkan 13 unit mobil berteknologi hybrid di IIMS 2019, termasuk Toyota C-HR Hybrid yang baru dluncurkan pada 22 April 2019. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Jakarta - Produsen otomotif mulai mengoptimalkan layanan penjualan mobil secara online atau daring karena media ini menjadi salah satu cara konsumen sebelum menentukan pilihan membeli mobil. Meskipun penjualan kendaraan lewat online masih kecil namun konsumen akan membandingkan spesifikasi hingga harga sebelum bergegas ke diler.

    Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengatakan pembelian kendaraan secara online sangat menjanjikan di masa mendatang karena konsumen ingin makin praktis. Laman resmi Toyota rerata mendata sekitar 3.000 calon konsumen yang mendaftar dan ingin dikontak untuk melakukan pembelian.

    “Sangat prospektif ke depan karena dari laman Toyota misalnya pengunjung jutaan, sekitar 3.000 mendaftar dan ingin dikontak, cukup banyak karena Toyota memasarkan hampir 3.000 unit per bulan. Tinggal kecepatan untuk follow up ke mereka,” ujarnya kepada Bisnis baru-baru ini.

    Anton menjelaskan kondisi saat ini sudah berbeda dengan 10 tahun lalu di mana konsumen saat ini sudah bisa mendapatkan informasi secara real time. Survei yang dilakukan Toyota menunjukkan sekitar 60 persen konsumen mencari produk secara online baik melalui berita ataupun video sehingga ketika ke dealer sudah dalam tahap memutuskan membeli unit yang diincar.

    Karakter pembelian seperti itu tidak hanya terjadi di kota besar seperti Jakarta, Surabaya atau lainnya, melainkan juga di daerah. Di beberapa dealer di Jakarta, terdapat agen penjualan yang memasarkan kendaraan tanpa bertatap muka alias semua dilakukan secara online dan hanya bertatap muka ketika melakukan penandatanganan pembelian.

    “Beberapa cabang di Jakarta penjualan melalui salesman sudah digital misalnya dia menjual 5, sekitar 2 sampai 3 unit dilakukan secara online termasuk menggunakan aplikasi media sosial, diskusi dan ketika deal baru datang ke dealer,” katanya.

    Toyota dan Astra Grup termasuk salah satu merek yang agresif memanfaatkan platform digital untuk memasarkan produk. Toyota dan Auto2000 telah mengembangkan chatbox yang memudahkan konsumen mendapatkan beragam informasi produk kendaraan secara cepat di laman resmi dan aplikasi chat.

    Grup Astra juga memiliki marketplace seva.id yang memasarkan kendaraan secara online. Marketplace ini memungkinkan pengguna untuk membeli, menjual, melakukan tukar tambah hingga jasa keuangan dan asuransi.

    Sedikit berbeda, PT Andalan Crisdeco salah satu dealer utama Chevrolet memanfaatkan marketplace untuk memasarkan produk Chevrolet. Keuntungan konsumen yang melakukan pembelian secara daring melalui wadah e-commerce ialah mendapatkan tambahan potongan harga yang ditawarkan oleh marketplace.

    “Kami masuk ke beberapa marketplace seperti Blibli, Bukalapak, Tokopedia karena mereka juga menawarkan bergaram program penjualan. Program mereka berubah-ubah dan mereka juga ingin mengajarkan konsumen membeli secara online,” ujar Damianus Darto, Branch Manager PT Andalan Crisdeco.

     BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.