Trik Membuat Cat Mobil Tak Cepat Kusam dan Minimalisir Goresan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pekerja cat duco sedang memoles bodi mobil di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu, 4 Agustus 2019. TEMPO/Wira Utama

    Seorang pekerja cat duco sedang memoles bodi mobil di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu, 4 Agustus 2019. TEMPO/Wira Utama

    TEMPO.CO, Jakarta - Kondisi cat mobil sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca, terutama saat musim kemarau. Sengatan sinar matahari dan debu yang menempel ke bodi mobil bisa menyebabkan cat mobil menjadi cepat kusam dan tidak tampak cerah lagi. Meskipun begitu musim hujan juga bisa membuat cat mengalami korosi dan bodi berkarat. Sehingga perlu perawatan yang memadai untuk tetap tampil klimis.

    Seperti dikutip dari laman Suzuki, debu yang melekat pada bodi mobil berisiko menimbulkan kerusakan pada tampilan eksterior, seperti misalnya bodi mobil menjadi mudah tergores. Goresannya memang tidak besar, bahkan mungkin tidak tampak oleh mata. Tapi jika ini terjadi secara terus menerus, tingkat kecerahan cat mobil akan berkurang dan akhirnya membuatnya tampak kusam.

    Sehingga untuk menghindari adanya baretan, saat mobil dalam kondisi yang kotor, jangan langsung dibersihkan memakai lap. Namun, harus terlebih dahulu dicuci. Dengan mencuci, otomatis debu dan kotoran lainnya yang melekat pada bodi akan luntur mengikuti aliran air.

    Selain mencuci, untuk menjaga kondisi cat mobil tetap cerah kita membutuhkan perawatan lanjutan. Perawatan yang biasanya dilakukan adalah dengan memoles cat mobil menggunakan cairan yang memang khusus untuk merawat cat mobil. Pemolesan ini tidak hanya bisa dilakukan di salon mobil, tetapi juga bisa dilakukan sendiri.

    Jika proses tersebut dilakukan oleh pemilik kendaraan, hal pertama yang harus diperhatikan adalah kain yang akan digunakan. Dari beberapa pilihan bahan kain, bahan microfiber adalah pilihan terbaik untuk melakukan pemolesan cat mobil. Satu hal yang harus diingat, jangan digabung lap untuk eksterior dengan interior, karena permukaan eksterior dan interior sangat berbeda.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.