Gaet Ford, Changan Hadirkan SUV Kompak Tantang Honda HR-V

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Changan UNI T. Sumber: carscoops.com

    Changan UNI T. Sumber: carscoops.com

    TEMPO.CO, JakartaChangan Automobile mungkin bagi sebagian pembaca tak asing lagi karena salah satu modelnya memiliki kemiripan dengan Esemka Bima. Saat itu mobil yang dibuat adalah jenis pikap. Tapi jangan salah, Changan ini memiliki produk yang keren yaitu UNI T yang segera meluncur di Beijing Auto Show pada April 2020.

    UNI memiliki bentuk yang agresif dan gagah layaknya SUV Eropa. Hal ini berkat kerjasama dengan Ford maupun PSA yang merupakan induk dari Jeep. UNI T akan menyasar kelompok muda dengan desain yang ramping. Mobil ini akan memiliki dimensi panjang 4.515 mm, lebar 1.870 mm, dan menampilkan jarak sumbu roda 2.710 mm. UNI T cukup kompak, meskipun dalam penampakan tampak luas.

    Changan UNI T. Sumber: carscoops.com

    Mendominasi desain bagian depan crossover didominasi kisi-kisi yang unik dan menonjolkan desain maka kini. Dilengkapi pula, lampu LED tipis dan aksen oranye. Di bagian lain, ada garis atap ramping dan panjang yang menonjol berkat lapisan oranye yang cerah. Crossover ini juga dilengkapi dengan pegangan pintu depan yang rata dengan bodywork dan pegangan pintu belakang yang terletak pada pilar-C, seperti halnya Honda HR-V dan Toyota C-HR.

    Bagian belakang crossover memiliki desain sudut terbaik dengan lampu belakang yang agresif, dua spoiler mencolok membentang dari atap, knalpot empat lubang dan diffuser.

    Soal dapur pacu, Changan UNI T akan mengandalkan dua jenis mesin akan ditawarkan; turbo 1,5 liter dan 2.0 liter empat silinder turbocharged. Belum ada kabar tentang harga namun akan terungkap pada peluncuran resminya.

    CARSCOOPS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.