SUV Baru Toyota Super Kompak Punya Desain Fresh, Semungil Yaris

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • SUV Baru Toyota dengan dimensi lebih kecil dari C-HR. Sumber: carscoops.com

    SUV Baru Toyota dengan dimensi lebih kecil dari C-HR. Sumber: carscoops.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Toyota secara resmi mengumumkan rencana untuk menghadirkan SUV baru berukuran paling kompak dengan menggunakan basis Toyota Yaris generasi keempat.

    Pengumuman ini dibuat di sebuah acara di Amsterdam, di mana siluet kendaraan juga dipratinjau dengan sketsa resmi yang menggambarkan mobil dengan jarak ke tanah yang tinggi namun kompak sedikit berbeda dengan hatchback segmen-B.

    Executive Vice President Toyota Eropa, Matthew Harrison, mengatakan “Ini bukan hanya Yaris dengan body cladding dan suspensi yang dinaikkan, tetapi model B-SUV yang sama sekali baru dan khas dengan desain yang kompak, dinamis, dan model sendiri."

    Harrison menambahkan konsumen tidak perlu menunggu lama untuk melihat desain akhir. Bahkan, ia sesumbar bahwa SUV imut ini akan menambah kesuksesan Yaris di Eropa yang akan mencapai sekitar 30 persen dari penjualan pada tahun 2025.

    Seperti disebutkan di atas, SUV berbasis Yaris yang belum disebutkan namanya akan ditopang oleh platform GA-B Toyota New Global Architecture (TNGA). Dibandingkan Tpyota C-HR, SUV ini yang sedikit lebih besar didasarkan pada arsitektur GA-C dan memiliki jarak sumbu roda panjang 2.640 mm lebih panjang 4 mm dari Nissan Juke generasi kedua. Dengan demikian, produk baru akan ditempatkan di bawah C-HR dan mungkin akan dipasarkan sebagai alternatif yang lebih terjangkau untuk Juke dan crossover segmen B lainnya.

    Peluncuran diprediksi berlangsung pada paruh kedua tahun ini dan produksi akan dimulai di pabrik Onnaing, dekat Valenciennes, Prancis, pada jalur yang sama dengan Yaris.

    CARSCOOPS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.