Jok Bumble Bee Bekas Limbah Dijual Seharga Motor Sport

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jok Bumble Bee menang dalam kontes MB Tech. Sumber: Antara

    Jok Bumble Bee menang dalam kontes MB Tech. Sumber: Antara

    TEMPO.CO, Jakarta - Handika Jok Pratama dari Bekasi, Jawa Barat, merebut gelar juara dalam Kontes "MBtech Driving With Style Awards 2019 – The Best Carseat Online Design Contest" mengalahkan 10 finalis lainnya. Jok garapan Handika ini menganut tema Bumble Bee. "Karena Bumble Bee itu sendiri kan sebuah mobil yang bisa berubah menjadi robot. Jadi sesederhana itu saja konsep ini saya cerminkan," ungkap Handika dihadapan awak media di Jakarta, Kamis 23 Januari 2020.

    Ia menggarap desain jok Bumble Bee menggunakan bahan yang sudah tidak terpakai untuk dipasang pada jok Daihatsu Ayla miliknya. "Jok awal ini milik Ayla, saya menggunakan bahan yang sudah tidak terpakai hingga bisa menjadi seperti ini. Bahannya ini ada dari shock breaker motor, busi, koil hingga baut ada di sini dengan penempatan yang rapi," kata Handika.

    "Kalau dari sisi samping itu ada kaleng susu yang dirupakan seperti granat, terus ada koil mobil bekas dan busi," tambah dia.

    Setelah menang, Handika ingin menjual jok tersebut dengan harga Rp 30 juta untuk satu pasang. "Kalau dijual karena sudah menang kontes, akan saya jual mungkin Rp30 juta untuk sepasang," ujarnya.

    Handika mengatakan bahwa jok itu sudah mulai dilirik konsumen selama kontes. Ia mengaku sudah beberapa kali ditanya soal harga dan bahan yang digunakan untuk membalut jok berwarna kuning itu. "Saat kontes, belum pengumunan, sudah ada yang tanya harga sepasangnya berapa," kata Handika.

    Dalam meracik jok tersebut, ia hanya menghabiskan dana Rp 1 juta karena banyak menggunakan barang tak terpakai. "Karena itu banyak menggunakan limbah material kita sendiri, paling cuma modal bahan aja sih. Kalau kita hitung bahan meteran itu kita paling abis Rp800 ribu," ucap dia.

    ANTARA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.