Yamaha Indonesia Optimistis Penjualan 2020 Membaik

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yamaha meluncurkan tiga produk baru yaitu All New Nmax, Yamaha XSR150 dan Yamaha WR150.

    Yamaha meluncurkan tiga produk baru yaitu All New Nmax, Yamaha XSR150 dan Yamaha WR150.

    TEMPO.CO, Jakarta - Industri otomotif di pasar sepeda motor diharapkan dapat mencatatkan kinerja positif di 2020. PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) optimistis penjualan perseroan dapat tumbuh di 2020.

    Antonius Widiantoro, Manager Public Relation PT YIMM menyatakan kinerja positif bisa terealisasi bila kondisi politik dan ekonomi stabil di 2020. Anton sendiri masih enggan untuk memberikan data penjualan Yamaha di 2019 dan Januari 2020.  

    “Yang utama adalah kondisi politik dan ekonomi. Kami berharap kondisi tetap stabil, dan juga harga komoditas yang baik tentunya akan mendorong perekonomian indonesia,” kata Anton kepada Bisnis, Minggu, 2 Februari 2020. 

    Adapun berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) total penjualan sepeda motor semua merek sepanjang 2019 mencapai 6.487.460. Jumlah tersebut mencatatkan pertumbuhan sebesar 1,63 persen dibanding 2018 yang sejumlah 6.383.108.

    Sementara itu untuk kinerja ekspor motor juga mengalami pertumbuhan di 2019. Tercatat di 2019 total ekspor sepada motor mencapai angka 810.433 unit. Angka tersebut tumbuh 29 persen dibandingkan total ekspor tahun sebelumnya yang sejumlah 627.421.

    Rilis Produk Unggulan Baru

    Selain itu, Anton mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan konsumen Yamaha meluncurkan sejumlah produk unggulan pada akhir 2019 kemarin. Di antaranya adalah All New Yamaha Nmax 155, XSR 155, dan WR 155.

    Anton menyebutkan pihaknya tengah fokus untuk memenuhi permintaan konsumen terhadap produk baru tersebut.

    “Secara bertahap, kami berusaha untuk memenuhi permintaaan para konsumen,” ucapnya.

     BISNIS

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.