Sejumlah Pabrik Mobil di Eropa Tutup karena Virus Corona

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Volkswagen. AP Photo

    Logo Volkswagen. AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Negara-negara di Eropa menyerukan darurat virus corona sejak sepekan terakhir. Hal ini berimbas pada penutupan sejumlah pabrik mobil di negara-negara yang terdampak. Berikut ini daftar pabrik otomotif yang menutup pabriknya di Eropa karena virus corona hingga Senin, 16 Maret 2020. 

    Lamborghini
    Lamborghini menutup pabriknya di Sant’Agata Bolognese setelah wabah virus corona menyerang Italia pekan lalu. Penutupan pabrik akan dilakukan hingga 25 Maret atau berlangsung selama dua pekan.

    Penutupan pabrik ini dilakukan setelah Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte memerintahkan semua toko di negara itu untuk tutup hingga 25 Maret, kecuali toko kelontong, apotek, dan beberapa toko lainnya.

    Ferrari
    Produsen mobil sport asal Italia ini menutup fasilitas perakitan di Maranello dan Modena hingga 27 Maret setelah wabah virus corona menghantam Italia. Penutupan pabrik Ferrari ini akan berlangsung hingga dua minggu jika kondisi kembali normal.

    Ford
    Pabrik Ford di Valencia, Spanyol, ditutup sejak Senin, 16 Maret 2020, karena pandemik corona. Ini adalah pabrik terbesar Ford di luar Amerika Serikat. Sama seperti Lamborghin dan Ferrari, penutupan pabrik Ford akan berlangsung selama dua pekan. 

    Fiat Chrysler
    Produsen mobil asal Italia, Fiat Chrysler (FCA) menghentikan produksi hingga 27 Maret 2020 di sebagian besar pabriknya di Eropa karena virus corona yang mengganggu perekonomian, Senin, 16 Maret 2020.

    FCA mengatakan produksi untuk unit FCA Italia dan Maserati akan berhenti selama dua minggu ke depan di pabrik Melfi, Pomigliano, Cassino, Mirafiori, Grugliasco dan Modena di Italia. Fasilitas Kragujevac Serbia dan pabrik Tychy Polandia juga akan ditutup.

    Volkswagen
    Volkswagen bersiap untuk menghentikan sementara operasilan di pabriknya di Bratislava, Slovakia. Dikutip dari Reuters, Senin, 16 Maret 2020, perusahaan asal Jerman itu bersiap menghentikan kegiatan operasional pabrik setelah pemerintah Slovakia menyatakan keadaan darurat karena wabah virus corona pada Minggu, 15 Maret 2020.

    Perdana Menteri Slovakia Peter Pellegrinim mengatakan bahwa ada kemungkinan kasus virus corona di pabrik tersebut, yang merupakan perusahaan sektor swasta terbesar di Bratislava.

    Renault
    Renault menutup pabrik mereka di Prancis juga karena virus corona. Penutupan pabrik ini disebut hingga situasi kondusif. Renault mengatakan penutupan pabrik akan berdampak pada 12 lokasi perakitan dan 18.000 pekerja di Prancis.

    Skoda
    Serikat pekerja di pabrik mobil di Republik Ceko, Volkswagen  Skoda Auto dan Hyundai Motor Co telah menyerukan karantina 14 hari untuk karyawan, yang akan menghentikan produksi. Penghentian produksi karena virus corona ini berlaku mulai Senin, 16 Maret 2020. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.