Kia Motors Usulkan Asuransi Kehilangan Pekerjaan untuk Pelanggan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kia Logo

    Kia Logo

    TEMPO.CO, Frankfurt - Produsen mobil Korea Selatan, Kia Motors, berencana menawarkan asuransi untuk pelanggan di Eropa yang melindungi mereka dari keharusan membayar cicilan bulanan saat kehilangan pekerjaan. Skema asuransi ini dirancang untuk merangsang pasar setelah penjualan kendaraan anjlok karena lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona baru (COVID-19).

    Chief Operating Officer Kia Motors Eropa, Emilio Herrera, menyampaikan bahwa skema asuransi, yang biayanya 15 euro hingga 20 euro sebulan (setara Rp 251 ribu hingga Rp 355 ribu, kurs saat ini Rp 16.757 per euro), memungkinkan pembeli mobil baru untuk menunda pembayaran bulanan sampai mereka dipekerjakan kembali. 

    “Kami sedang dalam diskusi tentang bagaimana menerapkannya di sebagian besar pasar di Eropa. Kami menginginkannya segera setelah pasar dibuka kembali pada bulan Mei,” kata Herrera seperti dilaporkan Reuters, Jumat, 1 Mei 2020.

    Santander Consumer Finance menyediakan asuransi untuk pelanggan Kia di beberapa pasar Eropa, termasuk di Jerman, kata Kia.

    Langkah-langkah stimulus pemerintah juga akan diperlukan untuk menghidupkan kembali ekonomi, kata Herrera.

    “Kami perlu menerapkan rencana seperti pada tahun 2009. Digabungkan dengan langkah-langkah seperti asuransi pengangguran, langkah-langkah ini mungkin menjadikan konsumen cukup percaya diri untuk membeli mobil,” kata Herrera.

    Krisis karena pandemi corona telah memukul permintaan kendaraan di seluruh dunia, dengan penjualan turun lebih dari 25 persen pada kuartal pertama. April akan menjadi lebih buruk, menunjukkan penurunan sekitar 70 persen, dengan permintaan diperkirakan akan meningkat setelahnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.