Pandemi Covid-19, Toyota dan Honda Pertahankan Pekerja

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Proses perakitan Toyota Sienta di Pabrik Karawang Plant II PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Karawang, Jawa Barat, Kamis 8 Desember 2016. TEMPO/Fery Firmansyah

    Proses perakitan Toyota Sienta di Pabrik Karawang Plant II PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Karawang, Jawa Barat, Kamis 8 Desember 2016. TEMPO/Fery Firmansyah

    TEMPO.CO, JakartaPT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menayatakan hingga saat ini belum melakukan pengurangan pekerja terkait menurunnya produksi di pabrik dan lesunya penjualan.

    “Kami masih pertahankan pekerja,” kata Bob Azam, Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal PT TMMIN kepada Tempo, Senin, 22 Juni 2020.

    Menurut Bob, kegiatan produksi di pabrik Toyota sudah dimulai kembali pada awal Juni dengan jumlah terbatas. “Masih di bawah 50 persen dari kapasitas normal,” ujar dia.

    Sementara itu, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy, menyampaikan bahwa hingga saat ini juga belum melakukan pengurangan pekerja di Honda. “Tentunya kami terus memantau perkembangan kondisi pasar untuk terus menjaga produktivitas dan efisiensi perusahaan ke depan,” kata Billy kepada Tempo.

    Pabrik Honda di Indonesia ditutup sementara terkait pandemi Covid-19 sejak 13 April 2020. Kini pabrik itu sudah beroperasi kembali. Meski demikian, jalur produksi Honda Brio untuk ekspor baru akan dimulai pada Agustus 2020.


    Baca juga: Pandemi Corona, 1.000 Pekerja Kontrak Daihatsu Tak Diperpanjang

    Sebelumnya, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Jumat pekan lalu mengumumkan tidak akan memperpanjang 1.000 pekerja yang kontraknya telah selesai.

    "Sejauh ini tidak ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), tapi karyawan kontrak yang masanya habis tidak diperpanjang. Untuk karyawan tetap, tidak ada PHK dan pensiun dini," ujar Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra dalam konferensi pers virtual, Jumat, 19 Juni 2020.

    Jumlah itu disebut belum terlalu banyak. Sebab, pekerja ADM yang berstatus karyawan kontrak berjumlah sekitar 13 ribu orang.

    Saat Tempo mengkonfirmasi lebih lanjut, terkait sampai kapan kebijakan ini akan berlanjut, Amel mengaku belum bisa memastikan. Daihatsu, kata dia, masih terus memantau perkembangan terbaru dari kondisi perusahaan itu sendiri.

    "Untuk kebijakan ini belum bisa diputuskan sampai kapan dilakukan. Kami terus melihat dan mereview kondisi pandemi ini," kata dia.

    Total produksi mobil (kendaraan penumpang dan komersial) di Indonesia periode Januari-Mei 2020 menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencapai 388.788 unit. Angka ini turun 25,68 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 523.183 unit.

    WIRA UTAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.