Render Honda HR-V 2021: Sosoknya Lebih Elegan dan Premium

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Render Honda HR-V 2021. Sumber: creative311.com

    Render Honda HR-V 2021. Sumber: creative311.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Honda dikabarkan sedang menyiapkan model baru untuk SUV yang paling laris yaitu Honda HR-V. Model ini memiliki penjualan terbaik di dunia. Honda tidak mau terus diintimidasi dari kompetitor yang melahirkan model-model baru di segmen HR-V. Mobil terbaru ini kemungkinan akan menjalani debut di depan publik pada April 2021.

    Seorang desainer DTM995 membuat rekaan atau render dari Honda HR-V 2021. Ia menggunakan basis dari model-model terbaru Honda dan sejumlah informasi terkait kemunculan HR-V terbaru. Pada bagian depan, Honda HR-V baru akan menggunakan desain lampu depan dan lampu DRL LED dengan bentuk L, mengingatkan pada Accord / Insight baru yang agresif, dan bagian grill depan memiliki bilah horizontal dan V-Motion Nissan telah memperluas area grill sekaligus, menciptakan nuansa dinamis. Basis desain di sekitar lampu kabut menggunakan desain HR-V saat ini, tetapi akan ada lebih banyak elemen orisinal yang cocok untuk model generasi baru.

    Render Honda HR-V 2021. Sumber: creative311.com

    Pada bagian belakang, lampu menggunakan desain berbentuk U terlihat agak seperti Subaru, desain yang memanjang. Sedangkan untuk gaya bodinya, mobil ini lebih mengesankan elegan dibandingkan model HR-V saat ini. Pada panel pintu juga telah berubah secara signifikan.

    Pada atap hitam dan rel atap perak, yang berbeda dari warna bodi untuk menambah kesan sporty. Velg memiliki bentuk spiral untuk mengupgrade kelas tinggi, tetapi bagian plastik dari side skirt dan bemper belakang belakang besar. Berdasarkan gambar render tersebut, model baru memiliki kesan lebih kemewahan dengan gaya lebar dan rendah.

    CREATIVE TREND


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jaksa Pinangki Ditahan, Diduga Terima Rp 7,4 Miliar dari Djoko Tjandra

    Kejaksaan Agung menetapkan Jaksa Pinangki sebagai tersangka dalam perkara dugaan gratifikasi. Ia dikabarkan menerima Rp 7,4 Miliar dari Djoko Tjandra.