New Normal Covid-19, Penjualan Honda Melonjak 93 Persen

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Honda Brio dan Honda HR-V modifikasi di pameran Indonesia Modification Expo di Balai Kartini, Jakarta, 28-29 September 2019. (HPM)

    Honda Brio dan Honda HR-V modifikasi di pameran Indonesia Modification Expo di Balai Kartini, Jakarta, 28-29 September 2019. (HPM)

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Honda Prospect Motor menyatakan pasar otomotif di Indonesia mulai menunjukkan trend positif di era New Normal Covid-19.

    Kecenderungam baik itu untuk pertama kalinya dalam 3 bulan terakhir Indonesia dihantam pandemi Covid-19. Sepanjang Juni 2020, Honda mencatat penjualan 2.488 unit atau meningkat 93 persen dibandingkan Mei.

    “Pencapaian penjualan di bulan Juni didorong oleh mulai meningkatnya aktivitas masyarakat di sebagian besar wilayah Indonesia," kata Yusak Billy, Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor, dalam siaran persnya hari ini, Rabu, 8 Juli 2020.

    Menurut dia, kontribusi penjualan mobil Honda di era New Normal Covid-19 yang besar juga datang pembeli mobil pertama di segmen LCGC. Mereka didukung oleh lembaga pembiayaan yang telah meringankan kredit.

    Kontribusi terbesar penjualan pada Juni 2020 dari Honda Brio sebanyak 1.314 unit atau berkontribusi hingga 52 persen dari total penjualan seluruh model Honda.

    Penjualan tertinggi berikutnya adalah Honda HR-V (343), Honda Jazz (293), Honda CR-V (192), serta Honda Mobilio (164 unit).

    Sementara itu, Honda BR-V (66), Honda Civic Hatchback (52), Honda Civic Sedan (26), Honda Accord (20), Honda City (14), lantas Honda Odyssey (4).

    "Kami optimistis pencapaian pada Juni akan menjadi awal yang baik untuk pemulihan pasar otomotif di Indonesia," tutur Yusak Billy.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kamala Harris, Senator yang Dikecam Donald Trump, Jadi Pilihan Joe Biden

    Calon Presiden AS Joe Biden memilih Senator California Kamala Harris sebagai calon wakilnya. Pilihan Biden itu mengejutkan Donald Trump.