Mercedes Juara Penjualan Mobil Impor di Korea Selatan

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan presiden Korea Selatan Moon Jae-in berada dalam satu mobil Mercedes Benz dengan atap terbuka dari Korea Selatan ke Pyongyang, Selasa, 18 September 2018. [Korean Herald]

    Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan presiden Korea Selatan Moon Jae-in berada dalam satu mobil Mercedes Benz dengan atap terbuka dari Korea Selatan ke Pyongyang, Selasa, 18 September 2018. [Korean Herald]

    TEMPO.CO, Jakarta - Penjualan mobil impor di Korea Selatan naik secara moderat pada Juli 2020 karena pembebasan pajak untuk pembelian mobil justru melemahkan permintaan kendaraan.

    Berdasarkan data Asosiasi Importir & Distributor Mobil Korea (KAIDA) pada awak Agustus 2020 seperti dikutip dari Xinhua, jumlah kendaraan impor yang terjual sebanyak 19.778 unit pada Juli, naik 1,7 persen dari tahun sebelumnya.

    Penjualan mobil impor di Korea Selatan lebih cepat melambung sejak Februari 2020, apalai setelah pemotongan pajak pembelian mobil untuk menopang ekonomi yang lesu akibat pandemi Covid-19.

    Pembebasan pajak pembelian mobil diturunkan mulai Juli 2020. Produsen mobil Jerman Mercedes menduduki peringkat pertama dengan penjualan 5.215 unit pada Juli, naik 29,0 persen dari tahun sebelumnya.

    Kemudian BMW dengan penjualan 3.816 kendaraan, Audi 2.350 unit, dan Volkswagen 1.118 kendaraan.

    Penjualan merek Eropa tumbuh 4,9 persen selama setahun menjadi 15.842 kendaraan pada Juli. Sedangkan penjualan mobil model AS melonjak 39 persen menjadi 2.322 unit.

    Adapun penjualan mobil Jepang anjlok 39,6 persen dibandingkan 2019, menjadi 1.614 unit pada Juli 2020. Ini terjadi di tengah kampanye boikot produk Jepang di Korea Selatan.

    XINHUA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.