GM Cetak Best Seller di Cina dengan Mobil Listrik Wuling MINI EV

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wuling meluncurkan Hong Guang MINI EV. FOTO: Antara

    Wuling meluncurkan Hong Guang MINI EV. FOTO: Antara

    TEMPO.CO, Jakarta - Fotografer Jaco Xu, 32 tahun, membutuhkan mobil untuk bekerja di kota timur Hangzhou. Dia menemukan harga murah mobil listrik micro EV terbaru, Wuling MINI EV, buatan GM di Cina.

    Xu membayar 38.800 yuan (5.735 dolar AS) untuk Wuling Hong Guang MINI EV (electric vehicle) dengan dua pintu mungil. Model dasar mobil itu dijual hanya dengan 28.800 yuan (4.200 dolar) yang menjadikannya mobil listrik termurah di Cina.

    "Rasanya lumayan enak. Harganya sangat murah dan penampilannya sederhana serta cantik," kata Xu seperti dikutip Hindustan Times pada Jumat, 25 September 2020. "Mengapa saya ragu dengan harga itu?"

    Diluncurkan pada Juli 2020, Wuling MINI IV sedang menuju tren segmen baru EV di Cina menyusul perubahan pada subsidi pemerintah.

    Terlepas dari fitur-fitur dasar Wuling MINI EV, para pembeli tetap antusias. Mobil itu tak ada kantung udara pengaman, AC opsional, dan jarak tempuh kurang dari 200 km (125 mil) karena baterai yang lebih kecil.

    SGMW, usaha patungan GM dengan mitra SAIC Motor Corp dan Guangxi Automobile Group, menjual sekitar 15.000 Wuling MINI EV pada Agustus 2020. Hal ini menjadikannya EV terlaris di Cina untuk bulan itu, bahkan melampaui mobil Model 3 Tesla yang populer.

    Zhou Xing, Direktur Merek dan Pemasaran SGMW, mengatakan usaha tersebut berencana memperluas kemampuan manufaktur model baru, seperti memproduksi mobil listrik di pabrik Liuzhou serta fasilitas di Qingdao.

    "Kami memposisikan model ini sebagai 'alat perjalanan orang'," katanya menjelang Beijing Auto Show 2020 yang dimulai pada hari Sabtu, 26 September 2020. "Pelanggan dapat mengendarai mobil mereka ke tempat kerja setiap hari."

    AUTO BLOG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.