8 Tips Beli Mobil Bekas agar Keuangan Tetap Sehat

Pengunjung mengamati sejumlah mobil bekas di Bursa Mobil WTC Mangga Dua, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2020. Mobil baru diwacanakan mendapat insentif pembebasan pajak hingga 0 persen. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Belakangan muncul hasil survei OLX Autos yang intinya permintaan mobil bekas meningkat di tengah pandemi Covid-19. Permintaan antara lain didorong keinginan masyarakat menggunakan mobil pribadi ketimbang angkutan umum.

Tak sedikit pula yang menahan membeli mobil karena alasan perekomian yang belum stabil akibat pandemi. PHK dan penurunan pendapatan masyarakakat sudah menjadi fakta umum.

Apakah bijak membeli mobil bekas di saat seperti ini?

Aulia Akbar, financial educator dan periset Lifepal, berpendapat bahwa menghemat sudah menjadi keharusan saat ini. Tapi membeli mobil bekas bisa jadi merupakan kebutuhan meski mengangung risiko sebab kondisinya tak seprima mobil baru.

Berikut adalah tips menarik membeli mobil bekas dari perusahaan asuransi mobil Lifepal agar kondisi keuangan tetap terjaga:

1. Bujet disesuaikan 
Carilah mobil bekas yang sesuai bujet atau kebutuhan. Kadang mobil yang kita inginkan tak sesuai dengan isi kantong.

Maka, sebelum memilih mobil bekas tanyakan kepada diri sendiri, apa fitur-fitur mobil yang akan menunjang operasional sehari-hari. Jika memang ada fitur yang tak dibutuhkan, pilihlah mobil dengan model atau merek lain yang harganya lebih terjangkau. 

Perhatikan pula ketersediaan dan harga suku cadang, bengkel resmi, serta penunjang lainnya.

2. Dokumen mobil lengkap
Membeli mobil bekas tanpa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan atau Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) tentu saja sangat berisiko. Untuk mengurus dokumen-dokumen tersebut akan memakan biaya dan waktu.

Bisa juga surat kendaraan digadaikan atau beberapa tahun tak banyak pajak sehingga dokumen tak lengkap. 

Membeli mobil tanpa dokumen atau bodong bisa dikategorikan sebagai tindak kejahatan yang dapat dijerat Pasal 480 KUHP tentang Penadah Hasil Curian.

3. Upayakan tidak kredit
Ada alasan kuat, mengapa tidak disarankan membeli mobil bekas secara cicilan atau kredit, yaitu pengeluaran bulanan bisa semakin membengkak.

Cicilan mobil memunculkan pengeluaran pasif yang harus dibayarkan per bulan. Apaklagi jika mobil bekas itu membutuhkan penggantian suku cadang.

Ada dua cara mengukur kemampuan dalam membeli mobil:
- Pastikan dana darurat tidak terpakai untuk membelinya
- Pastikan ketika membelinya secara tunai, jumlah aset lancar Anda di kisaran 15-20 persen dari kekayaan bersih.

Dana darurat adalah dana tunai simpanan yang digunakan hanya pada kondisi darurat, seperti apabila terjadi PHK atau salah satu anggota keluarga kecelakaan atau sakit berat.

Sementara itu, nilai rasio aset lancar berbanding kekayaan bersih didapat dari perbandingan total nilai aset lancar (tabungan, kas, dan setara kas) dengan kekayaan bersih (total aset minus total utang).

4. Panduan jika harus kredit
Pastikan saja usia mobil bekas yang ingin dibeli masih satu tahun pemakaian. Hal ini bertujuan menghindari risiko-risiko pergantian suku cadang dalam waktu dekat.

Pastikan juga cicilan per bulan tidak melebihi 35 persen dari pemasukan bulanan, dan total utang tertunggak Anda tidak melebihi 50 persen dari total nilai aset.

Jika mobil bekas over kredit, lakukan dengan cara yang benar. Over kredit secara singkat dapat diartikan sebagai proses jual-beli terhadap mobil yang berstatus belum lunas alias masih dalam proses cicilan. Pembelian ini sah-sah saja dilakukan asal tidak di bawah tangan, yakni tanpa bantuan atau sepengetahuan lembaga pemberi kredit.

Over kredit di bawah tangan dilarang dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia (UU Fidusia).

5. Ajak penjual mobil mobil ke bengkel resmi
Pengecekan kondisi mobil tentu tidak hanya dari eksterior atau penampilan luar. Interior, mesin, serta kaki-kaki juga harus diperiksa lebih lanjut.

Apakah Anda cukup memahami hal tersebut? Jika tidak, maka ajaklah si penjual ke bengkel resmi.

Bayarlah uang muka sebagai tanda keseriusan Anda dalam membeli mobil tersebut, dan lakukanlah general check up di bengkel resmi untuk mengetahui suku cadang mana yang harus diganti.

Laporan dari general check up tentu bisa menjadi bahan pertimbangan kita untuk melakukan negosiasi harga dengan penjual mobil.

6. Jangan habiskan bujet untuk beli mobil
Tujuan dari menyisakan dana ini adalah untuk berjaga-jaga apabila ada pergantian suku cadang atau komponen mobil bekas yang akan kita beli.

Terburu-buru dalam membeli bisa mengakibatkan kerugian finansial di masa yang akan datang.

7. Pajak mobil masih hidup
Mobil bekas yang pajaknya terlambat dibayar tentu dijual murah. Namun apakah kita siap untuk membayar pajak sekaligus dendanya nanti?

Perhitungan denda pajak kendaraan bermotor adalah:
Denda PKB = Biaya PKB x 25% x n/12.

Huruf “n” menunjukkan jumlah bulan keterlambatan. Anda bisa menghitung denda berdasarkan bulan keterlambatan itu.

8. Lindungi mobil bekas Anda
Besar kemungkinan mobil bekas yang Anda beli tidak dilindungi oleh asuransi mobil. Anda harus memberikan perlindungan untuk mobil tersebut demi menghindari kerugian finansial atas risiko yang muncul.

Pilihlah asuransi mobil jenis all risk dan total lost only (TLO) sesuai dengan kebutuhan. All risk bakal menanggung apapun risiko yang terjadi, termasuk lecet di bagian badan, asal sesuai dengan aturan yang berlaku.

Adapun jenis TLO hanya menanggung biaya pertanggungan ketika mobil hilang atau mengalami kerusakan hingga rusak total yang nilainya mencapai 75 persen dari harga kendaraan.

Silakan mencoba tips membeli mobil bekas dengan bijaksana ini.






ETLE Mulai Berlaku di Beberapa Daerah, Ini Tips Etika Berkendara

2 jam lalu

ETLE Mulai Berlaku di Beberapa Daerah, Ini Tips Etika Berkendara

Redaksi Tempo.co mencoba merangkum beberapa tips etika berkendara demi terhindar dari kamera ETLE atau tilang elektronik. Berikut ulasannya:


Mobil Bekas Ford Fiesta Hatchback, Ini 10 Panduan Untuk Pembeli

4 hari lalu

Mobil Bekas Ford Fiesta Hatchback, Ini 10 Panduan Untuk Pembeli

Performa yang lebih kuat datang saat Ford Fiesta memasuki era Ecoboost dengan facelift 2012. Ford termasuk pertama yang mulai memasang turbocharger.


Penjualan Mobil Bekas di Cina Mencapai 1,46 Juta Unit pada Agustus

4 hari lalu

Penjualan Mobil Bekas di Cina Mencapai 1,46 Juta Unit pada Agustus

Asosiasi Dealer Mobil Cina menyatakan optimistis menghadapi September dengan target peningkatan penjualan mobil bekas.


Mau Bepergian dengan Kereta Api? Simak Tips Sebelum Memesan Tiket

8 hari lalu

Mau Bepergian dengan Kereta Api? Simak Tips Sebelum Memesan Tiket

Jika akan bepergian dengan kereta api, maka mencari dan membeli tiket yang sesuai adalah yang utama.


Ketahui Hal yang Harus Dilakukan Penumpang Jika Penerbangan Dibatalkan

10 hari lalu

Ketahui Hal yang Harus Dilakukan Penumpang Jika Penerbangan Dibatalkan

Perubahan jadwal penerbangan yang tidak terduga dan bisa menjadi merepotkan itu seharusnya tidak sepenuhnya membuat putus asa untuk bepergian.


Bocoran buat yang Berminat Buka Toko Buah

13 hari lalu

Bocoran buat yang Berminat Buka Toko Buah

Ada beberapa tips yang perlu diperhitungkan agar bisnis toko buah tak kalah bersaing di pasaran dan dapat memperoleh keuntungan.


Bocoran buat yang Mau Buka Jasa Cuci Sepatu

13 hari lalu

Bocoran buat yang Mau Buka Jasa Cuci Sepatu

Memulai jasa cuci sepatu tidak susah. Tapi, tanpa adanya perencanaan dan persiapan maka bisnis akan berjalan penuh risiko.


Mobil Bekas Kelas Atas Jepang Banjiri Rusia

22 hari lalu

Mobil Bekas Kelas Atas Jepang Banjiri Rusia

Jepang ekspor sekitar 17.000 mobil bekas ke Rusia pada Juni. Importir Rusia hanya membeli mobil bekas kelas atas berkat nilai rubel yang kuat.


Tips Merawat Baju Rajut agar Awet

23 hari lalu

Tips Merawat Baju Rajut agar Awet

Pemilik merek fashion Gonegani memberikan tips agar baju rajut tidak mudah rusak dan tetap indah dalam waktu lama.


Viral Sopir Transjakarta Kena Keplak, Ini Tips Redam Emosi Saat Berkendara

27 hari lalu

Viral Sopir Transjakarta Kena Keplak, Ini Tips Redam Emosi Saat Berkendara

Baru-baru ini sopir Transjakarta kena keplak oleh seorang pengendara mobil di jalan raya. Berikut tips mengatasi emosi saat berkendara: