Disebut Punya Gaya Mirip Marc Marquez, Begini Kata Mario Suryo Aji

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mario Suryo Aji berkiprah dalam balap CEV Moto3. Dok AHM

    Mario Suryo Aji berkiprah dalam balap CEV Moto3. Dok AHM

    TEMPO.CO, Jakarta - Gaya pembalap muda Indonesia, Mario Suryo Aji, disebut pelatihnya, Diego Lozano, mirip dengan pembalap MotoGP asal Spanyol, Marc Marquez. Lozano menyampaikan hal itu dalam sesi Astra Hionda Racing Team Virtual Interview, Selasa sore, 3 November 2020.

    “Dia memiliki gaya balap khusus, dan ketika mengerem, Mario mirip dengan Marc Marquez,” ujar Lozano, Selasa, 3 November 2020.

    Saat ini Mario sedang berlatih di kota kecil Sant Quirze, Barcelona, Spanyol. Selama melakukan sesi latihan, Lozano memperhatikan dan menyebut bahwa Mario merupakan pembalap yang cukup agresif di lintasan, dan pantang menyerah.

    Menanggapi perkataan pelatihnya, laki-laki kelahiran 16 Maret 2004 itu mengaku masih jauh jika disamakan dengan juara dunia MotoGP enam kali, Marquez. “Tapi ya semoga saja terus menunjukkan progres supaya bisa seperti Marquez, dan kebetulan saya juga terinspirasi oleh Marquez,” kata Mario.

    Hanya saja, Lozano melanjutkan, Mario bermasalah cedera karena kecelakaan di sesi kualifikasi pertama balap motor FIM CEV Moto3 di Sirkuit Jerez, Spanyol, 28 Agustus 2020, lalu. Sehingga, Lozano berujar, dia tidak bisa menamng balapan dan mendapatkan podium.

    Lozano juga cukup tertarik dengan kepribadian Mario yang memiliki semangat luar biasa. “Dia sangat agresif, kuat, dan saya pikir dia memiliki masa depan yang cukup baik,” ujar dia menambahkan.

    Selain itu, Lozano juga memuji bahwa Mario memiliki insting sebagai seorang pembalap. “Insting untuk mendahaului pembalap lain itu sudah ada, dan saya suka dengan itu,” kata Lozano.

    Terakhir, Mario bertarung di balap motor FIM CEV Moto3 di Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, 31 Oktober - 1 Nobember 2020. Dia finish di peringkat 7 di Race 1 dan terjatuh di Race 2. Ini adalah seri terakhir FIM CEV Moto3 musim 2020.

    Di Race 1, pembalap berusia 16 tahun yang memperkuat Astra Honda Racing Team itu tampil cukup apik. Start dari posisi 12, pembalap yang dijuluki Super Mario itu secara perlahan mampu menyalip pembalap di depannya. Hingga akhirnya finish di peringkat 7.

    Di Race 2, Mario yang kembali menjalani start dari posisi 12 sebenarnya tampil lebih baik dibanding Race 1. Ia mampu bersaing dengan rombongan terdepan di awal-awal lap. Namun, perjuangan gigih Mario harus terhenti di lap 14. Ia terjatuh dan gagal melanjutkan balapan. Hasil balapan kali ini, membawa Mario berada di posisi 16 klasmen akhir FIM CEV Moto3 2020 dengan raihan 23 poin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.