General Motors Dukung SAIC Kembangkan Mobil Ramah Lingkungan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wuling Mini EV (GM Cina)

    Wuling Mini EV (GM Cina)

    TEMPO.CO, JakartaGeneral Motors mendukung penuh inovasi usaha bersama SAIC-GM-Wuling (SGMW) dalam pengembangan kendaraan energi baru (NEV), yang ramah lingkungan. Hal itu disampaikan GM Executive Vice President dan GM Presiden Cina Julian Blissett selama kunjungan baru-baru ini ke kantor pusat perusahaan di Liuzhou, Guangxi, Cina.

    Menurut Blissett, portofolio NEV-nya dengan cepat membangun bandwidth yang signifikan di Cina. “Kami akan terus mendukung usaha bersaman kami dalam menghadirkan lebih banyak solusi elektrifikasi untuk memenuhi beragam permintaan konsumen Cina,” ujar dia, seperti dikutip laman resminya, Senin, 14 Desember 2020.

    SAIC telah mencapai posisi terdepan dalam produksi dan penjualan kendaraan listik dengan platform global small electric vehicle (GSEV). Platform ini mendukung Baojun E100, E200, E300, E300 PLUS dan Wuling Hong Guang Mini EV yang baru melalui skala ekonomi dan fleksibilitas yang signifikan.

    Hong Guang Mini EV telah mengumpulkan penjualan yang sangat kuat sebanyak hampir 100.000 unit dalam waktu kurang dari lima bulan sejak diluncurkan pada akhir Juli.

    SGMW memulai eksplorasi NEV kecil pada tahun 2014. Dengan dukungan pemerintah daerah di Guangxi, program EV pertamanya—Baojun E100 yang baru—cepat dipromosikan dan diperluas ke seluruh wilayah dan sekitarnya.

    Selain platform GSEV untuk EV kecil, strategi kendaraan listrik mode penggerak fleksibel SGMW, yang menyediakan satu arsitektur untuk berbagai platform kendaraan. Ini termasuk EV, kendaraan listrik hybrid (HEV) dan kendaraan listrik hybrid plug-in (PHEV), yang terbukti mendapatkan respon baik.

    Blissett menerangkan, Cina adalah bagian integral dari strategi global kami untuk mencapai masa depan tanpa emisi. “Kami yakin kapabilitas yang mapan dari usaha kami bersama dengan basis pasokan lokal yang kuat akan mendukung perluasan dari portofolio NEV kami,” kata dia.

    GM telah mempercepat langkahnya menuju elektrifikasi, dengan lebih dari 10 NEV diluncurkan di Cina. Dalam lima tahun ke depan, lebih dari 40 persen peluncuran barunya di Cina akan menjadi NEV. Dan akan mencakup semua segmen utama di jajaran Cadillac, Buick, Chevrolet, Baojun dan Wuling dengan memanfaatkan platform EV global generasi ketiga GM dan program lokal yang dibuat khusus.

    Untuk merek globalnya, GM berjanji untuk membawa inti dari portofolio EV masa depan—platform Ultium EV—ke Cina melalui SAIC-GM. Cadillac LYRIQ, produk pertama dari platform Ultium, rencananya akan diluncurkan di Cina pada awal tahun 2022, disusul oleh Buick dan Chevrolet EVs.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.