Honda Stop Produksi Pabrik Mobil di India Gara-gara Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria memeriksa sebuah mobil Honda dalam pemeriksaan terakhir di pabrik Honda di Prachinburi, Thailand 12 Mei, 2016. REUTERS

    Seorang pria memeriksa sebuah mobil Honda dalam pemeriksaan terakhir di pabrik Honda di Prachinburi, Thailand 12 Mei, 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, JakartaPabrikan mobil Jepang Honda mengumumkan efisiensi dengan menghentikan produksi pabrik Greater Nodia di India. Produksi di pabrik itu dialihkan ke pabrik lain.

    Untuk menjaga keberlanjutan operasi, Honda Cars India Ltd (HCIL) memutuskan mengkonsolidasikan operasi manufaktur kendaraan dan komponen di pabrik Tapukara di Rajasthan, India, secara terpadu.

    "Meskipun terjadi peningkatan penjualan dalam tiga bulan terakhir, kondisi pasar saat ini tetap tidak dapat diprediksi untuk industri secara umum. Dampak COVID-19 telah menekan kami," kata Presiden dan CEO Honda Cars India, Gaku Nakanishi, seperti dikutip Antara pada hari ini, Senin, 28 Desember 2020.

    Pabrik Honda di Tapukara yang terbesar di India dengan luas area 450 hektare dan kapasitas produksi 180.000 unit per tahun.

    Menurut HCIL, efisiensi produksi ini untuk semua mobil baik untuk penjualan domestik maupun ekspor. Meski pabrik mobil Greater Noida berghenti produksi, semua fungsi Kantor Pusat, Pusat Litbang India, dan operasi suku cadang (termasuk gudang) untuk bisnis otomotif, kendaraan roda dua, dan power product terus beroperasi dari kawasan Greater Noida.

    Honda Cars India berharap pemulihan pasar yang lebih cepat. India adalah pasar yang sangat penting dalam strategi global Honda. HCIL berkomitmen menghadirkan model teknologi terbaru dan kecanggihannya termasuk kendaraan listrik di masa depan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto