Kaca Jendela Mobil Berderit, Mengapa dan Bagaimana Tips Mengatasinya

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pintu Geser Elektrik Mobil. (Hyundai)

    Ilustrasi Pintu Geser Elektrik Mobil. (Hyundai)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kaca jendela mobil kadang bunyi berderit dan tersendat ketika diturunkan atau dinaikkan. Kondisi ini memunculkan suara yang sangat mengganggu dan bisa melemahkan motor penggerak kaca.

    "Biasanya dialami mobil-mobil lama. Jangan buru-buru mengganti onderdil atau motornya," kata Kepala Bengkel Cahaya Tasik Motor, Kota Depok, Ali Sofwan kepada Tempo pada hari ini, Minggu, 7 Februari 2021.

    Ali menjelaskan, kaca jendela mobil berderit dan seret kebanyakan karena kurang perawatan.

    Sebaiknya kaca mobil atau kaca jendela mobil terutama yang jarang dibuka juga sering dibuka dan tutup. Biasanya kaca mobil yang jarang dibuka adalah bagian depan kiri dan belakang.

    BacaKaca Jendela Mobil Bermasalah, Ini Penyebab

    "Karena jarang dibuka makanya seret. Kan, kena debu dan kotoran karena tidak pernah digunakan," ujarnya.

    Ali Sofwan menuturkan pertama yang harus dilakukan adalah melakukan perbaikan sederhana. Jangan sampai melakukan penggantian onderdil tapi ternyata bukan itu masalahnya.

    Tips sederhana adalah mengoleskan sampo atau sabun pada lis yang dilewati kaca. Sampo itu sebagai pelumas tapi tidak mengotori bodi mobil.

    "Kalau menggunakan oli atau vaselin bisa kotor, juga karet lis bisa rusak kena minyak," kata Ali Sofwan.

    Dia menegaskan, masalah kaca berderit tidak selalu karena kurang pelumas. Bisa saja memang motor penggerak kaca sudah lemah.

    "Kalau motor kaca jenderal mobil lemah, bisa dibersihkan dan direparasi. Kalau ternyata tetap enggak bisa beroperasi, ya diganti," ucap Ali.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.