Rencana Sepeda Gantikan Mobil dan Motor Pribadi, Begini Penjelasan Kemenhub

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga terlihat menikmati fasilitas jalur sepeda permanen yang disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta pada Ahad, 28 Februari 2021. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Warga terlihat menikmati fasilitas jalur sepeda permanen yang disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta pada Ahad, 28 Februari 2021. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, JakartaDirektur Sarana Transportasi Jalan Kementerian Perhubungan Risal Wasal mendorong masyarakat beralih dari mobil atau motor pribadi ke sepeda, seperti yang menjadi tren selama pandemi Covid-19.

    Menurut dia, kemacetan lalu lintas, polusi udara, tingginya biaya perjalanan, waktu perjalanan yang semakin panjang, tingkat emosional yang tidak stabil, dan banyaknya kecelakaan menjadi masalah utama perkotaan karena pengggunaan kendaraan bermotor.

    Risal Wasal juga berpendapat bahwa bersepeda tidak hanya berolahraga. Tapi juga memunculkan berbagai komunitas pengguna sepeda, seperti bike to school, bike to work, dan lain sebagainya.

    BacaTak Cuma Mobil, Kia akan Memproduksi Motor dan Sepeda 

    Itu sebabnya dia mengajak masyarakat beralih dari penggunaan mobil atau sepeda motor pribadi ke sepeda yang lebih ramah lingkungan, hemat biaya, dan lebih sehat.

    “Maka pengetahuan terhadap keselamatan pesepeda perlu ditingkatkan untuk mencegah, seperti, meningkatnya kecelakaan di jalan,” ucapnya.

    Untuk menjamin keselamatan pesepeda di jalan raya. Risal melanjutkan, Kemenhub mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan (PM) Nomor 59 Tahun 2020 tentang Keselamatan Pesepeda.

    Aturan ini berisi persyaratan teknis sepeda, tata cara bersepeda, dan fasilitas pendukung sepeda dalam penggunaan di jalan raya.

    Beberapa persyaratan yang diatur seperti spakbor (untuk sepeda balap/gunung), bel, sistem rem, lampu, alat pemantul cahaya berwarna merah, alat pemantul cahaya roda berwarna putih atau kuning, pedal. Para pengguna sepeda atau pesepeda juga dapat melengkapi alat pelindung diri seperti helm, sarung tangan, sepatu, dan kacamata.

    Kemenhub juga mendorong pengguna sepeda atau pesepeda selalu disiplin dalam berlalu lintas, mematuhi peraturan yang ada, dan mengutamakan aspek keselamatan di jalan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.