Ini yang Dilakukan Saat Mengemudi dan Bertemu Rombongan Pesepeda

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga bersepeda di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Ahad, 19 Juli 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Warga bersepeda di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Ahad, 19 Juli 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, JakartaBeberapa waktu lalu viral sebuah video yang memperlihatkan rombongan pesepeda menerobos lampu merah. Selain arogan, tentu ini juga menggangu serta membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya. Sebaliknya, pengemudi juga seharusnya tidak serampangan saat melaju di jalan raya dan bertemu dengan rombongan pesepeda. 

    Nah, apa yang harus Anda lakukan jika sedang mengemudi dan bertemu dengan rombongan pesepeda di jalan raya? Pereli nasional yang juga Brand Ambassador Mitsubishi di Indonesia, Rifat Sungkar, membagikan tips sederhana. Tips ini bermanfaatkan untuk pengemudi maupun pesepeda. 

    Baca juga: Begini Tips Mudah Membawa Sepeda di Mobil ala Rifat Sungkar

    Menurutnya sebagai sesama pengguna jalan harus saling menghargai. Selain infrastruktur jalan di Indonesia yang belum sepenuhnya mendukung jumlah pesepeda apalagi seperti sekarang ini yang sedang meningkat trennya, menurut Rifat semua harus saling berbagi jalan.

    Dirinya mencontohkan kalau di Australia itu ada kampanye tentang berbagi dengan pesepeda di jalan raya. Kampanye “A Metter Matters”, yang artinya antara kendaraan yang menggunakan mesin sama yang tidak menggunakan mesin itu harus menjaga jarak keseimbangannya sejauh satu meter.


    Baca: Begini Rancangan Aturan bagi Pengguna Sepeda dari Kemenhub

    “Hal ini untuk mengantisipasi ketika tiba-tiba mobil berhenti, atau tiba-tiba ada mobil yang membuka pintu. Jadi sebelah-sebelahan itu harus satu meter jaraknya. Bukan depan-depanan ya,” kata Rifat dalam siaran pers, Kamis, 13 Juli 2020.

    Hal seperti itu yang agak sulit untuk diterapkan di sini, mengingat kondisi jalannya juga tidak banyak yang lebar. Jadi sebaiknya memang harus sama-sama saling mengerti, kalau yang naik sepeda tidak bergerombol sampai menghabiskan lebar jalan, dan yang naik mobil atau motor juga harus menjaga kecepatan ketika bertemu dengan rombongan sepeda.

    “Kalau di Indonesia harus hati-hati, karena antara infrastruktur dan jumlah pesepeda itu tidak seimbang. Kita tidak bisa juga membatasi jumlah satu sama lainnya. Jadi harus ada saling pengertian sesama pengguna jalan,” ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Jalan Terus, Ada Usulan Perihal Pelaksanaan dalam Wabah Covid-19

    Rapat kerja antara DPR, Pemerintah, KPU, Bawaslu dan DKPP menyepakati bahwa Pilkada 2020 berlangsung 9 Desember 2020 dengan sejumlah usulan tambahan.