Ingin Ikutan Gowes Lalu Selfie di IG, 5 Sepeda Lipat Ini Tak Sampai Rp 4 Juta

Reporter:
Editor:

Iqbal Muhtarom

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pacific Blitz 3.0 (16

    Pacific Blitz 3.0 (16")

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada masa pandemi ini sepeda mendadak menjadi trend di kalangan masyarakat. Termasuk sepeda lipat dengan beragam jenis dari harga yang murah hingga yang terbilang cukup mahal.

    Bentuk dan fasilitas yang ditawarkan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi si empunya hobi. Baik untuk digunakan dalam keseharian atau hanya sekadar koleksi, memilih sepeda agar sesuai kebutuhan dan isi kantong menjadi salah satu perhitungannya.

    Berikut rekomendasi lima sepeda lipat dengan fasilitas 9 pilihan kecepatan pada rentang harga di bawah 5 juta:

    1. Pacific Blitz 3.0 (16")

    Dengan harga 2 jutaan Anda sudah mendapatkan sepeda lipat Pacific Blitz 3.0 yang dibekali dengan frame berbahan steel yang kuat dan tahan banting.

    Untuk menunjang kemudahan pengendara, sepeda ini difasilitasi 9 pilihan kecepatan untuk menghadapi berbagai kondisi jalan dan memberi fleksibilitas dalam berkendara.

    Pacific Blitz 3.0 (16")

    Rem cakram menjadikan sepeda lipat ini bisa digunakan untuk commuting atau berolahraga. Pacific Blitz 3.0 16 " ini dilengkapi dengan front block bracket untuk membawa tas.

    Selain itu, sepeda lipat ini cukup ringkas dan praktis disimpan. Dengan segala spesifikasinya, sepeda ini bisa menjadi pilihan bagi Anda yang baru mencari sepeda lipat.

    Di Tokopedia dan Serbasepeda sepeda lipat dijual dengan harga Rp 2.300.000.

    2. BNB Nich 1 X 9 (20")

    Sepeda ini memiliki 1x9 kecepatan dengan ukuran ban 20 inci. Sepeda ini juga dilengkapi frame alloy, yang ringan dan tahan karat. 9 speed yang disediakan juga berfungsi untuk menghadapi berbagai kondisi jalan dan memberi fleksibilitas dalam berkendara.

    BNB Nich 1 X 9 20"

    Selain ditambah dengan sudah menggunakan sistem pengereman cakram hidrolik yang sangat pakem, sepeda ini juga dilengkapi sistem quick release, roda dapat dilepas pasang dengan mudah dan cepat tanpa menggunakan alat.

    Dengan Rp 2.450.000 Anda sudah bisa membawa sepeda mumpuni ini. Anda bisa mengecek di toko serbasepeda

    3. Pacific Splendid AX VT (16")

    Selain sudah difasilitasi dengan 9 kali percepatan, sepeda ini juga sudah dilengkapi dengan magnet yang kuat di bagian roda depan dan belakang, untuk menjaga sepeda terlipat dengan aman.

    Pacific Splendid AX VT (16")

    Lalu ada front block pada bagian frame depan sepeda, yang bisa digunakan sebagai bracket tas. Harga sepeda Pacific Splendid AX VT 16" ini di marketplace dibanderol Rp 2.900.000.

    4. Sepeda Lipat Foldx X2 Sanrio

    Sepeda ini memiliki ukuran ban 16 inci dengan fasilitas 9 kali percepatan. Selain kemudahan untuk melipat dan menyimpannya di ruangan kecil, sepeda ini juga berwarna pink muda yang cocok digunakan oleh remaja perempuan. Untuk mendapatkan sepeda ini, Anda harus merogoh kantong sebanyak Rp 3.480.000.

    Foldx X2 Sanrio

    5. United Nigma III

    Sepeda ini merupakan seri terbaru dari seri sepeda united. Dengan ukuran ban 20 inci, sepeda ini cocok untuk kalangan remaja dan dewasa. Sepeda United Enigma III ini juga telah menggunakan rem cakram mekanik yang pakem.

    United Nigma III

    Pegangan sepeda yang berbentuk ergonomis menyesuaikan kontur genggaman telapak tangan untuk meningkatkan kenyamanan, terutama saat berkendara lama.Di website resmi United, sepeda ini dibanderol Rp 3.350.000. Namun di sejumlah marketplace sepeda United Nigma III sudah ditawar dikisaran Rp 2.900.000

    Itulah beberapa rekomendasi sepeda lipat dengan pilihan 9 kali kecepatan di bawah 5 juta dengan spesifikasi yang sudah mumpuni.

    TEGUH ARIF ROMADHON

    Baca juga: Moeldoko Jelaskan Sepeda Lipat Dari Daniel Mananta Bukan untuk Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.