Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Jumlah Kecelakaan 2020 Turun 14 Persen Karena Pandemi

image-gnews
Kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas di Tol Cipali Km 150.300. ANTARA/HO/ Astra Cipali
Kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas di Tol Cipali Km 150.300. ANTARA/HO/ Astra Cipali
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Data Korlantas Polri menunjukkan bahwa jumlah kecelakaan tahun 2020 turun sekitar 14 persen. Pada tahun 2018, jumlah kecelakaan yang terjadi sebanyak 109.215, pada 2019 naik menjadi sebanyak 116.411, sedang 2020 turun menjadi 100.028.

“Penurunan ini terjadi mungkin karena pandemi Covid-19. Meskipun situasi berubah, tapi kecelakaan tetap ada,” ujar Kasidukdikmas Subditdikmas Ditkamsel Korlantas Polri AKBP Danang Sarifudin dalam acara webinar keselamatan berkendara, Selasa, 30 Maret 2021.

Selain itu, jumlah korban meninggal akibat kecelakaan juga ikut menurun, sekitar 18 persen. Dengan jumlah pada 2018 sebanyak 29.472, turun pada 2019 menjadi 25.671, dan turun lagi tahun 2020 menjadi 23.529.

Namun, Danang menambahkan, soal keselamatan berkendara pihaknya tetap melakukan road safety policing atau pemolisian. “Untuk mewujudkan dan memelihara lalu lintas yang aman, tertib dan lancar,” katanya menambahkan.

Sementara, Budi Hidayat dari Deputi Bidang Sarana Prasarana, Kementerian PPN/ Bappenas, menerangkan dii masa pandemi ini karena mobilitas berkurang, kecelakaan juga berkurang.

Baca juga: 3 Penyebab Kecelakaan Bus Terbakar versi KNKT Terbaru

“Tapi hanya kuantitasnya saja, kualitasnya mungkin bisa lebih tinggi,” tutur dia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menurut Budi, ada beberapa tantangan dalam keselamatan jalan di Indonesia yang menyangkut berbagai isu. Di isu sosial dan ekonomi, kecelakaan mengakibatkan kerugian ekonomi sebesar 2,9-3,1 persen PDB, dan tingginya angka kecelakaan pada kelompok usia produktif (16-30 tahun).

Di isu koordinasi, sinkronisasi kebijakan penanggulangan kecelakaan melibatkan multi-sektor di pusat dan daerah. “Dan belum adanya lembaga yang punya otoritas kuat di tingkat nasional yang mengawal program keselamatan jalan,” kata dia.

Selain itu, ada isu database masih ada perbedaan penentuan  data angka kecelakaan baik saat kecelakaan, penanganan, maupun pasca penanganan. Data kecelakaan juga masih belum bisa digunakan oleh semua pilar sebagai dasar pengambilan kebijakan penanganan kecelakaan.

“Isu pembiayaan keselamatan jalan, kontribusi APBN dan sumber skema pendanaan alternatif untuk keselamatan jalan masih rendah,” ujar Budi.

Sedangkan di bagian infrastruktur, kecelakaan lalu lintas sebagian besar 72 persen terjadi di jalan provinsi, kota, dan kabupaten. Serta ketersediaan dan pemanfaatan bahu jalan dan jalan.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Influencer Asal Jepang Sempat Sebut Depok Sebagai Desa

8 jam lalu

Tragedi SMK Lingga Kencana
Influencer Asal Jepang Sempat Sebut Depok Sebagai Desa

Influencer asal Jepang Asahina Mana sempat salah menyebut Depok sebagai Desa. Ia juga terkejut dengan kemacetan lalu lintas di Depok.


Influencer Asal Jepang Bantu Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana Depok

8 jam lalu

Rosdiana, orang tua dari Mahesya Putra, korban tewas kecelakaan maut SMK Lingga Kencana saat menerima santunan secara simbolis dari Dirut Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono di di Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Senin, 13 Mei 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Influencer Asal Jepang Bantu Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana Depok

Pasca-kecelakaan bus rombongan SMK Lingga Kencana Depok, pihak YKS mengadakan doa bersama serta mendatangkan influencer asal Jepang Asahina Mana.


Sudah Tertangkap Basah, Polri Masih Tutupi Motif Bripda Iqbal Mustofa Kuntit Jampidsus Malam-malam

8 jam lalu

Inspektur Jenderal Sandi Nugroho resmi menjabat sebagai Kepala Divisi Humas Polri setelah dilantik Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di gedung Rupatama, Mabes Polri, Jumat, 31 Maret 2023. Tempo/Eka Yudha Saputra
Sudah Tertangkap Basah, Polri Masih Tutupi Motif Bripda Iqbal Mustofa Kuntit Jampidsus Malam-malam

Polri enggan ungkap penyebab anggota Densus 88 AT Polri Bripda Iqbal Mustofa membuntuti Jampidsus Kejagung. Kenapa?


Siapa yang Perintah Densus 88 Matai-matai Jampidsus? Ini Jawaban Polri

9 jam lalu

Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho. (foto: humas polri)
Siapa yang Perintah Densus 88 Matai-matai Jampidsus? Ini Jawaban Polri

Ini jawaban Polri saat ditanya siapa yang memberi perintah Densus 88 kuntit Jampidsus


Pesan Komisi III DPR setelah Jampidsus Dikuntit oleh Anggota Densus 88

9 jam lalu

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah memberikan keterangan saat konferensi pers penyampaian hasil Perhitungan Kerugian Negara dalam perkara kasus PT Timah, di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu, 29 Mei 2024. Kejagung RI mengumumkan kerugian negara dalam kasus korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022 mencapai 300 trilliun. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Pesan Komisi III DPR setelah Jampidsus Dikuntit oleh Anggota Densus 88

Anggota DPR meminta Jaksa Agung menjelaskan ke publik alasan meminta bantuan pengamanan dari TNI setelah penguntitan Jampidsus.


2 DPO Kasus Vina Dihapus, Mabes Polri Sebut Kurang Alat Bukti yang Cukup

13 jam lalu

Kadivhumas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho. (Foto: Humas Polri)
2 DPO Kasus Vina Dihapus, Mabes Polri Sebut Kurang Alat Bukti yang Cukup

DPO lain dalam kasus pembunuhan Vina dihapus karena dianggap kurang alat bukti dan nama fiktif.


Tanggapan DPR Soal Perpanjangan Usia Pensiun Personel TNI dan Polri

13 jam lalu

Ketua Baleg DPR Supratman Andi Agtas mengetok palu saat rapat kerja mengenai kelanjutan Rancangan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ) bersama pemerintah dan DPD di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 13 Maret 2024. Dalam RUU DKJ, kekhususan yang diberikan kepada Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional, kota global, dan kawasan aglomerasi.  ANTARA/Aditya Pradana Putra
Tanggapan DPR Soal Perpanjangan Usia Pensiun Personel TNI dan Polri

DPR menyatakan batas masa usia pensiun seluruh aparat penegak hukum saat ini sudah mencapai 60 tahun, kecuali TNI dan Polri.


Ini Alasan Polri Anggap Penguntitan Jampidsus Oleh Densus 88 Bukan Masalah,

14 jam lalu

Konferensi pers oleh Mabes Polri menjawab isu Jampidsus diikuti oleh anggota Densus 88, Kamis, 30 Mei 2024. Tempo/M. Faiz Zaki
Ini Alasan Polri Anggap Penguntitan Jampidsus Oleh Densus 88 Bukan Masalah,

Polri menyatakan penguntitan Jampidsus oleh Densus 88 sudah diselesaikan oleh Kapolri dan Jaksa Agung,


Soal Konvoi Polisi di Sekitar Kejaksaan Agung, Polri Sebut Sebagai Patroli Rutin

15 jam lalu

Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho. (foto: humas polri)
Soal Konvoi Polisi di Sekitar Kejaksaan Agung, Polri Sebut Sebagai Patroli Rutin

Polri menyatakan konvoi sejumlah polisi di sekitar Kejaksaan Agung hanya sebagai patroli rutin.


Produser Film Vina: Sebelum 7 Hari Dilaporkan ke Polisi, Ini Alasannya dan Anggy Umbara Angkat Cerita Vina ke Layar Lebar

17 jam lalu

Poster Film Vina sebelum 7 Hari. Dee Company
Produser Film Vina: Sebelum 7 Hari Dilaporkan ke Polisi, Ini Alasannya dan Anggy Umbara Angkat Cerita Vina ke Layar Lebar

Asosiasi Lawyer Muslim Indonesia laporkan produser film Vina: Sebelum 7 Hari ke Bareskrim Polri. Ini alasannya dan Anggy Umbara buat film ini.