Kijang Innova Edisi 50 Tahun Toyota di Indonesia Dijual Rp 404,5 Juta

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Kijang Innova Limited Edition 50th Anniversary. (Toyota)

    Toyota Kijang Innova Limited Edition 50th Anniversary. (Toyota)

    TEMPO.CO, JakartaPT Toyota Astra Motor (TAM) merilis Kijang Innova Limited Edition 50th Anniversary, Jumat, 9 April 2021. Model ini ditawarkan dalam dua varian yakni V Luxury sebanyak 30 unit (Rp 404,5 juta) dan Venturer 20 unit (Rp 482,7 juta). Varian ini hanya tersedia dalam pilihan transmisi otomatis.

    Wakil Presiden Direktur PT TAM, Henry Tanoto, dalam konferensi pers secara virtual di kanal YouTube Toyota Indonesia mengatakan bahwa Kijang Innova merupakan produk yang sangat lekat dengan eksistensi Toyota di Indonesia.

    Baca juga: 50 Tahun Toyota di Indonesia Rilis Kijang Innova Edisi Terbatas

    “Kijang Innova merupakan simbol komitmen Toyota untuk selalu mengedepankan semangat tumbuh bersama dengan masyarakat Indonesia,” kata Henry.

    Toyota Kijang Innova Limited Edition 50th Anniversary. (Toyota)

    Toyota Kijang Innova Limited 50th Anniversary menggunakan Kijang Innova Reborn sebagai basis. Edisi khusus ini tampil dengan balutan stiker berwarna emas sebagai lambang 50 tahun Toyota di Indonesia. Stiker ini didesain khusus dengan motif yang menggambarkan perjalanan Toyota Kijang dari Generasi 1 sampai Generasi 6 saat ini.

    Kedua Toyota Kijang Innova Limited Edition 50th Anniversary ini dilengkapi dengan fasilitas hiburan premium yakni menggunakan audio ssystem dari JBL. Emblem JBL berwarna merah melekat pada instrument panel. Logo peringatan 50 tahun Toyota juga terpasang pada karpet mobil. Toyota Kijang Innova ini juga memiliki interior yang diklaim lebih premium dengan tempat duduk model captain seat di baris kedua.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto