EHang 216 di IIMS Hybrid 2021, Begini Keunggulan Mobil Terbang Listrik Ini

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan udara otonomos EHang 216 lepas landas dari sebuah platform di Taman Yeouido Hangang di Seoul, Korea Selatan, Rabu, 11 November 2020. Taksi drone ini dihadirkan dalam demonstrasi terbang drone pengiriman dan kendaraan udara otonomos, atau taksi drone, di Seoul. (Xinhua/Wang Jingqiang)

    Kendaraan udara otonomos EHang 216 lepas landas dari sebuah platform di Taman Yeouido Hangang di Seoul, Korea Selatan, Rabu, 11 November 2020. Taksi drone ini dihadirkan dalam demonstrasi terbang drone pengiriman dan kendaraan udara otonomos, atau taksi drone, di Seoul. (Xinhua/Wang Jingqiang)

    TEMPO.CO, Jakarta - Prestige Motorcars menampilkan mobil terbang alias kendaraan udara otonom (AAV) EHang 216 di IIMS Hybrid 2021 (Indonesia International Motor Show Hybrid 2021).

    Disebut EHang 216, mobil terbang listrik ini dirancang menempuh jarak penerbangan 35 km dalam 21 menit dengan berat muatan maksimum 220 kg.

    “Mobil terbang ini mampu mencapai ketinggian hingga 3.000 m, dengan spesifikasi tinggi 1,77 m dan lebar 5,61 m,” ujar Presiden Direktur Prestige Motorcars Rudy Salim dalam keterangan tertulis yang dikutip hari ini, Jumat, 16 April 2021.

    EHang 216 produk Korea Selatan cukup diklaim ideal menjadi transportasi modern masyarakat perkotaan. Tampilannya minimalis dan futuristik yang menarik perhatian.

    Pesawat yang juga disebut mobil terbang ini dilengkapi kaca depan panorama untuk jarak pandang yang lebih luas.

    Desain baling-baling EHang 216 koaksial untuk tenaga yang aman dan kuat. Ada 16 baling-baling dan 8 lengan yang bisa dilipat. Ada juga sistem visual untuk pendaratan akurat dan ruang bagasi 18 inci.

    Landasan untuk pendaratan tidak lagi dibutuhkan karena EHang 216 hanya membutuhkan sedikit ruang pendaratan.

    “Lahan seluas 5 m2 cukup, sehingga cocok untuk di perkotaan."

    Mobil terbang super canggih EHang 216 bebas emisi karena 100 persen menggunakan energi listrik. Drone ini juga dapat diisi hingga 220v atau 380v dalam 1,5 jam waktu pengisian, dan mampu berkecepatan maksimum 130 km/ jam.

    Ketua IMI Bambang Soesatyo yakin AAV berpotensi menjadi suatu transportasi modern, yang akan mengguncang Indonesia.

    “Selamat kepada Prestige Motorcars yang telah bekerjasama dengan EHang,” tutur Bambang Soesatyo, yang juga Ketua MPR RI.

    Baca2028, Mobil Terbang Hyundai Ditargetkan Mengudara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.