Tips Membeli Mobil Bekas, Tak Paham Otomotif Bawalah Mekanik Kepercayaan

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas penjualan mobil bekas di Bursa Mobil WTC Mangga Dua, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2020. Penjualan mobil baru sempat menurun di awal pandemi karena penurunan daya beli dan pemberlakuan PSBB. Tempo/Tony Hartawan

    Aktivitas penjualan mobil bekas di Bursa Mobil WTC Mangga Dua, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2020. Penjualan mobil baru sempat menurun di awal pandemi karena penurunan daya beli dan pemberlakuan PSBB. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Tak paham mesin, jangan asal beli mobil bekas, rasanya kalimat ini sering kita dengar. Memang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli mobil bekas mulai dari catatan servis hingga kelengkapan surat-suratnya.

    Tips membeli mobil bekas antara lain mengecek catatan servis berguna untuk mengetahui apakah mobil yang akan dibeli tersebut diservis secara rutin atau tidak. Mobil yang dirawat secara rutin, tentunya akan memiliki performa dan kondisi yang lebih prima. Jika memungkinkan, pilih mobil yang selalu servis di bengkel resmi untuk mengecek keaslian mobil tersebut.

    Dari segi harga, jangan mudah tergiur jika penjual meanruh harga yang yang murah. Sebaiknya mengecek harga pasaran terlebih dulu, mengingat banyak mobil bekas kecelakaan dan banjir yang dijual kembali dengan harga murah.

    Pemeriksaan bagian mobil bisa dimulai dari bagian interior mobil seperti pengecekan fungsi-fungsi komponen di dalam seperti AC, sistem audio, switch lampu hingga fitur keamanan seperti sabuk pengaman.

    Selanjutnya bisa dilakukan pengecekan bagian eksterior seperti pintu, kap mesin dan juga kaca mobil, masih orisinil atau tidak. Dalam pemeriksaan bagian eksterior ini pastikan rangka atau chassis mobil masih dalam keadaan prima, tidak ada bekas tabrakan atau perbaikan.

    Bagian terpenting sebelum membeli mobil bekas yaitu memeriksa bagian mesin mobinya. Kondisi mesin harus bagus, starter mobil harus mudah dihidupkan. Dalam proses ini juga harus dipastikan jika suara mesin tidak kasar dan tidak ada kebocoran pada komponen mesin.

    Hal yang tidak boleh terlupa untuk menunjang keamanan berkendara adalah memeriksa performa rem, transmisi dan kaki mobil. Selain keamanan, kelancaran dalam berlalu lintas juga perlu diperhatikan. Maka dari itu calon pembeli wajib memeriksa kelengkapan surat kendaraan, seperti STNK, BPKB dan Faktur. Pastikan nomor rangka dan nomor mesin mobil, pastikan fisik mobil sesuai dengan surat-surat, serta BPKB dan STNK sesuai dengan nama asli pemiliknya.

    Jika calon pembeli mobil bekas sama sekali minim pengetahuan tentang otomotif khususnya mesin mobil, disarankan untuk membawa mekanik kepercayaan untuk memeriksa mobil agar tidak ada pengecekan yang terlewat, dan menyesal kemudian.

    TEGUH ARIF ROMADHON

    Baca: PPnBM Nol Persen Harga Mobil Bekas 2019-2020 Turun 20 Persen


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.