GM Tarik Chevrolet Bolt EV 2017-2019, Perangkat Lunak Baterai Bermasalah

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chevrolet Bolt EV. (Antara/General Motors)

    Chevrolet Bolt EV. (Antara/General Motors)

    TEMPO.CO, JakartaProdusen mobil asal Amerika Serikat General Motors Co. akan menarik kembali atau recall 69.000 mobil listrik Chevrolet Bolt EV.

    Menurut Yonhap hari ini, Jumat, 30 April 2021, Chevrolet Bolt dilengkapi baterai yang diproduksi pabrik LG Energy Solution Ltd. di Korea Selatan. Penarikan kembali tersebut untuk memperbarui perangkat lunak baterai Chevrolet Bolt sekaligus mengurangi risiko kebakaran.

    Penarikan mencakup sekitar 69.000 mobil listrik Chevrolet Bolt EV keluaran 2017-2019. Pabrik baterai LG dibuat di pabrik Ochang, 120 kilometer selatan Seoul.

    GM Korea akan melakukan penarikan segera setelah perangkat lunak dan suku cadang terkait siap. Tapi tak dijelaskan secara rinci kapan jadwal penarikan mobil listrik Chevrolet Bolt EV.

    Dealer GM menerangkan akan menginstal "perangkat lunak diagnostik onboard canggih" untuk mendeteksi potensi masalah di modul baterai, yang sebelumnya bermasalah.

    "Mengganti rakitan modul baterai seperlunya," ucap GM.

    Pada November 2020, GM menarik kembali mobil listrik Chevrolet Bolt EV karena risiko kebakaran saat daya terisi penuh. Walhasil, pengisian daya maksimal 90 persen dari kapasitas penuh sebagai solusi sementara. Setelah perangkat linak Baterai diganti, pengisian daya mampu mencapai 100 persen.

    BacaGeneral Motors Turunkan Harga Mobil Listrik Chevrolet Bolt


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.