Pengemudi VW Beetle Tancap Gas, Brimob Lepaskan Tembakan Lalu...

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • VW Beetle 2013. Gtcarlot.com

    VW Beetle 2013. Gtcarlot.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Remaja pengemudi VW Beetle kuning ditangkap polisi karena menerobos pos Penyekatan Mudik 2021 di Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu sore lalu, 8 Mei 2021.

    Siswa sekolah menengah itu melarikan mobil sedan VW Beetle 1.2 buatan 2013 nopol B 2318 STB begitu dicegat polisi di pos tersebut sekitar pukul 16.45 WIB. Mobil menabrak petugas dan pengendara motor lainnya.

    Personel Brimob Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jawa Tengah lantas mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak 1 kali, tapi mobil VW Beetle makin tancap gas.

    Empat personel Brimob Polda Jateng dan tiga personel Polres Klaten memburu remaja 16 tahun tadi menggunakan sepeda motor.

    Pengejaran terhadap VW Beetle kuning dilakukan dengan sepeda motor oleh Bripda Rizki Eka berboncengan dengan Bripda Faiq, Bripda Hendra Kurnia dengan Bripda Adam dari Brimob. Lalu disusul personel Polres Klaten, yakni Iptu Nuril As’adi, Bripka Hannif N.R., dan Bripda Ilham Buyung.

    Personel Brimob Bripda Hendra Kurnia dan Bripda Adam yang berboncengan menunggang Suzuki trail mengalami kecelakaan di lampu merah di depan Indomart Prambanan.

    "Langsung dilarikan ke Rumah Sakit Suradi Tirtanegara, Klaten," demikian laporan polisi atas kasus tersebut.

    Pukul 16.47 Personel Brimob Bripda Rizki Eka yang berboncengan dengan Bripda Faiq dan Iptu Nuril As’adi berhasil menangkap pelaku yang disebut bernama Arkhan.

    Menurut polisi, sekitar pukul 17.15 tersangka dan barang bukti berupa mobil VW Beetle kuning B 2318 STB tiba di Polres Klaten.

    Belum diketahui status hukum pengemudi VW Beetle itu dan alasan melarikan diri ketika diperiksa di Pos Penyekatan Mudik 2021 Polres Klaten. 

    BacaPerjalanan VW Beetle, Dari Perang Dunia II Hingga Mobil Listrik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.