Polda Metro Tambah 25 Titik Pembatasan Mobilitas di Jabodetabek

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian melakukan penutupan jalan dalam rangka pembatasan mobilitas warga di kawasan Kemang, Jakarta, Selasa, 22 Juni 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas kepolisian melakukan penutupan jalan dalam rangka pembatasan mobilitas warga di kawasan Kemang, Jakarta, Selasa, 22 Juni 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya menambah titik pembatasan mobilitas di wilayah Jabodetabek. Langkah ini dilakukan sejalan dengan pemberlakuan PPKM Mikro di DKI Jakarta.

    Menurut Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yowo, semula titik pembatasan mobilitas ini hanya 10 titik saja. Namun setelah melihat hasil evaluasi selama sepekan, Polda Metro memutuskan untuk menambah 25 titik lagi.

    "Kami lanjutkan bahkan titiknya akan kami tambah. Total seluruhnya ada 35 titik,” kata Sambodo, dikutip dari laman resmi NTMCPolri, Selasa, 29 Juni 2021.

    Penambahan titik ini terdiri dari 21 lokasi baru yang akan dilakukan pembatasan, sementara 14 titik lainnya dilakukan pengendalian mobilitas.

    Pada titik pembatasan mobilitas, Polda Metro akan melakukan penutupan akses keluar masuk mulai dari pukul 21.00 WIB sampai dengan 04.00 WIB. Sementara pada titik pengendalian mobilitas, akan dilakukan kegiatan preemtif dan preventif untuk mencegah terjadinya kerumunan.

    "Dari total 21 titik pembatasan akan kita tutup semua aksesnya pada jam yang sudah ditetapkan. Namun akan ada pengecualian untuk penghuni setempat," ucap Sambodo.

    Berikut adalah daftar 35 titik lokasi pembatasan mobilitas di Jabodetabek.

    1. Jl. Sabang, Jakarta Pusat
    2. Jl. Cikini Raya, Jakarta Pusat
    3. Jl. Asia Afrika, Jakarta Pusat
    4. Jl. Apron, Jakarta Pusat
    5. Banjir Kanal Timur, Jakarta Timur
    6. Kemang, Jakarta Selatan
    7. Bulungan, Jakarta Selatan
    8. Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat
    9. Jl. Pemancingan, Srengseng, Jakarta Barat
    10. Jl. Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara
    11. Jl. Kali Pasir, Tangerang Kota
    12. Jl. Banding Raya, Tangerang Kota
    13. Jl. Boulevard, Alam Sutera, Tangerang Selatan
    14. Jl. Sutera Utama, Tangerang Selatan
    15. Jl. Clique, Gading Serpong, Tangerang Selatan
    16. Jl. M Yasin, Depok
    17. Jl. M Yasin (depan McD), Depok
    18. Jl. Boulevard Selatan, Bekasi Kota
    19. Summarecon Bekasi
    20. Cikarang Baru, Kabupaten Bekasi
    21. Cifest Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi
    22. Jl. Cassa, Jakarta Pusat
    23. Jl. Salemba Tengah, Jakarta Pusat
    24. Jl. Jenderal Urip, Jatinegara Timur, Jakarta Timur
    25. Jl. Sutoyo Kramat Jati, Jakarta Timur
    26. Jl. Wolder Mongsinsdi, Jakarta Selatan
    27. Jl. Cipete Raya, Jakarta Selatan
    28. Jl. Cikajang, Jakarta Selatan
    29. Jl. Gunawarman, Jakarta Selatan
    30. Sunter, Jakarta Utara
    31. PIK II, Jakarta Utara
    32. Jl. Mangga Besar, Jakarta Barat
    33. Taman Sehati
    34. Gor Wibawa Mukti, Cikarang
    35. Distrik I, Meikarta, Cikarang


    Baca juga: Jakarta Terapkan PPKM Mikro, Blue Bird Pastikan Operasional Normal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.