Krisis Semikonduktor, Renault akan Menangguhkan Produksi di Korea Selatan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo perusahaan otomotif yang bermarkas di Prancis, Renault 29 Mei 2020. Seruan menggema di seluruh dunia Muslim untuk memboikot produk-produk Prancis sebagai protes atas dipertontonkannya kartun-kartun yang menghina Nabi Muhammad di Prancis. REUTERS/Yves Herman

    Logo perusahaan otomotif yang bermarkas di Prancis, Renault 29 Mei 2020. Seruan menggema di seluruh dunia Muslim untuk memboikot produk-produk Prancis sebagai protes atas dipertontonkannya kartun-kartun yang menghina Nabi Muhammad di Prancis. REUTERS/Yves Herman

    TEMPO.CO, JakartaRenault Samsung Motors Corp., akan menghentikan sementara produksi di pabriknya di kota pelabuhan tenggara Busan, Korea Selatan, karena kekurangan chip semikonduktor untuk kendaraan, kata perusahaan itu Minggu, 18 Juli 2021.

    Unit Renault Korea Selatan itu akan menutup pabriknya di Busan, 453 kilometer tenggara Seoul, pada Senin selama dua hari, kata perusahaan tersebut, dilansir Yonhap.

    Ini akan menjadi pertama kalinya pabrik Renault Samsung ditutup karena kekurangan chip, meskipun saingan mereka seperti Hyundai Motor Co., Kia Corp., dan GM Korea Co. telah menangguhkan atau menurunkan produksi mereka tahun ini.

    "Penangguhan produksi disebabkan oleh dampak dari kekurangan chip global yang berkepanjangan," kata seorang pejabat perusahaan.

    Dalam upaya untuk tidak menghalangi penjualan yang kuat dari SUV XM3 di pasar Eropa, tenaga kerja dan manajemen diharapkan untuk mempercepat negosiasi mengenai kesepakatan upah ketika pabrik Busan melanjutkan produksi Rabu, kata sumber industri.

    Semua SUV XM3 yang dijual di seluruh dunia, kecuali di Rusia, diproduksi di pabrik Busan.

    Menurut data yang diumumkan oleh Grup Renault pada hari Jumat, sekitar 20.000 unit SUV XM3 terjual di 28 negara Eropa, termasuk Prancis, dari Maret hingga Juni.


    Baca juga: Nissan Stop 3 Pabrik di AS karena Krisis Semikonduktor


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.