Selama Perpanjangan PPKM Level 4, Mobilitas Meningkat 30 Persen

Reporter:
Editor:

Rafif Rahedian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepadatan lalu lintas saat petugas memeriksa Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) di pos penyekatan PPKM Level 4 Margonda, Depok, Jawa Barat, Selasa, 27 Juli 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Kepadatan lalu lintas saat petugas memeriksa Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) di pos penyekatan PPKM Level 4 Margonda, Depok, Jawa Barat, Selasa, 27 Juli 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Selama perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 4, mobilitas justru mengalami peningkatan sebesar 30 persen.

    Hal itu dibenarkan langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnonmo Yogo. Dikabarkan bahwa peningkatan itu terjadi setidaknya dalam tiga hari terakhir.

    “Kalau dihitung dari volume arus lalu lintas dari tiga gerbang tol utama yang menuju ke Jakarta, yaitu Cililitan, Tomang, dan Halim terjadi peningkatan sampai 30 persen,” kata Sambodo, dikutip dari situs resmi NTMC Polri.

    Lebih lanjut, Sambodo menjelaskan bahwa PPKM Level 4 ini memang lebih memberikan kelonggaran kepada masyarakat ketimbang PPKM darurat lalu.

    Salah satu pelonggaran tersebut adalah memberikan izin kepada sejumlah usaha, seperti bengkel dan laundry, untuk beroperasi lebih lama dari sebelumnya.

    Kondisi tersebut dianggap sebagai salah satu faktor meningkatkan mobilitas masyarakat yang masuk ke wilayah DKI Jakarta.

    “Pekerja-pekerjanya berarti kan sudah mulai melaksanakan mobilitas,” kata Sambodo, masih dikutip dari laman resmi NTMC.

    Melihat situasi ini, Sambodo pun menjelaskan bahwa petugas di pos penyekatan PPKM Level 4 ini tidak akan kendor dan terus memeriksa warga yang melintas.

    Baca: Catat! Ini Syarat Perjalanan Jabodetabek Selama PPKM Level 4


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.