Memanaskan Mesin Mobil Baru, Apa Perlu? Ini Kata Pembalap Rifat Sungkar

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Xpander Rockford Fosgate Black Edition saat diperlihatkan di Mitsubishi, Pulo Mas, Jakarta Timur, 2 Juni 2021. Xpander Rockford Fosgate Black Edition memiliki tampilan yang benar-benar berbeda dibanding varian reguler. Bisa terlihat dari grill bagian depan, lower bumper garnish depan, cover kaca spion, lis dynamic shield di sisi kiri dan kanan grill, velg, side sill garnish, beltline molding, dan lower bumper belakang. TEMPO/Fardi Bestari

    Xpander Rockford Fosgate Black Edition saat diperlihatkan di Mitsubishi, Pulo Mas, Jakarta Timur, 2 Juni 2021. Xpander Rockford Fosgate Black Edition memiliki tampilan yang benar-benar berbeda dibanding varian reguler. Bisa terlihat dari grill bagian depan, lower bumper garnish depan, cover kaca spion, lis dynamic shield di sisi kiri dan kanan grill, velg, side sill garnish, beltline molding, dan lower bumper belakang. TEMPO/Fardi Bestari

    TEMPO.CO, JakartaSalah satu kebiasaan pemilik mobil adalah memanaskan mesin mobil sesaat sebelum digunakan. Alasannya, untuk menjaga kondisi aki tetap terisi dan menjamin sirkulasi oli merata di dalam mesin.

    Mobil masa kini dilengkapi electronic control unit (ECU) dan teknologi oil pump yang lebih baik, apakah memanaskan mesin mobil masih diperlukan?

    Pereli Indonesia dan duta merek Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Rifat Sungkar mengatakan mobil zaman sekarang sudah berkemampuan menaikkan sirkulasi oli dalam waktu singkat.

    "Jika dahulu memanaskan mobil untuk memastikan sirkulasi oli. Mobil modern sudah mampu melakukannya dalam waktu singkat," ucap Rifat Sungkar kepada wartawan secara daring yang dikutip hari ini, Jumat, 10 September 2021.

    Faktor lain yang membuat mobil kekinian tidak perlu dipanaskan adalah, mesin mobil saat ini sudah menggunakan oli yang encer, sehingga tidak butuh waktu lama untuk melumasi seluruh bagian dalam mesin.

    "Untuk zaman sekarang, pelumas sudah encer. Sekarang sudah dibikin sempurna dan efisien, ramah lingkungan. Semuanya sekarang harus cepat. Sekarang tidak perlu untuk menunggu lama karena pelumas yang ada sudah menyesuaikan," katanya.

    Kendati tidak perlu dipanaskan, ada beberapa jenis mobil yang memerlukan perlakuan khusus, misalnya mendinginkan mesin sebelum dimatikan, yakni pada mesin turbo.

    "Jadi setelah selesai, cooling down dahulu kemudian mesinnya dihentikan. Luar biasa panas mesin turbo luar biasa, kalau langsung dimatikan mesinnya bisa mempengaruhi usia komponen," kata Rifat Sungkar soal memanaskan mesin mobil.

    BacaIni Alasan Harus Rutin Memanaskan Mesin Mobil saat WFH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.