Diusulkan, Kredit Pajak Mobil Listrik Amerika Serikat untuk India

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fiat. AP/Luca Bruno

    Fiat. AP/Luca Bruno

    TEMPO.CO, JakartaPemerintah Amerika Serikat mengusulkan undang-undang baru tentang kredit EV pada setiap mobil listrik buatan AS yang akan dijual di India hingga USD 12.500 per mobil.

    Usulan ini bertujuan membantu visi Presiden Joe Biden agar setidaknya satu dari dua mobil di jalan-jalan Amerika adalah mobil listrik pada akhir dekade ini.

    Undang-undang yang diusulkan Demokrat AS di parlemen pada Jumat lalu menyebutkan bahwa kendaraan listrik buatan AS akan mendapat subsidi lebih tinggi dan kredit pajak yang diperluas. Kebijakan ini akan sangat bermanfaat bagi Tesla hingga Generals Motors.

    Kredit mobil listrik atau kendaraan listrik yang diusulkan Pemerintah Amerika Serikat akan berlangsung selama 10 tahun. Ini  turut membantu pelanggan untuk membeli mobil listrik sekaligus mengurangi banyak biaya tambahan.

    Proposal Pemerintah Amerika Serikat ini juga akan berdampak pada tiga perusahaan besar pembuat mobil di Detroit, seperti Ford, General Motors, dan Fiat Chrysler.

    HEDWIGE | HINDUSTANTIMES | JOBPIE

    Baca5 Alasan Mengapa Pabrikan Jepang Tidak Antusias Kembangkan Mobil Listrik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Syarat Perjalanan dalam 4 Aturan Baru Mobilitas Masyarakat dari Kemenhub

    Kemenhub menerbitkan 4 Surat Edaran tentang perjalanan orang dalam negeri. Aturan yang mulai berlaku 21 Oktober 2021 menjelaskan berbagai syarat.