4 Penyebab Klep Mobil Bisa Bengkok, Jangan Dianggap Sepele

Reporter:
Editor:

Rafif Rahedian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi servis mobil di bengkel mobil. 12 Mei 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    Ilustrasi servis mobil di bengkel mobil. 12 Mei 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu permasalahan yang bakal dihadapi pemilik mobil adalah klep bengkok. Ternyata hal ini tidak bisa dianggap sepele, karena klep yang bengkok bisa menimbulkan kerusakan pada komponen lain, seperti poros engkol, rocker arm, hingga penggerak klep itu sendiri.

    Klep atau valve merupakan komponen yang berfungsi mengatur aliran keluar-masuk udara dan gas buang dalam bahan bakar. Peran komponen ini sangat penting bagi mobil, karena apabila klep rusak, kadar udara menjadi terkontrol dan kualitas bahan bakar dalam mobil pun akan berkurang.

    "Menjaga keawetan klep salah satunya adalah dengan rajin servis berkala. Dengan melakukan servis berkala, kita dapat mendeteksi lebih awal bila ada kerusakan atau kondisi abnormal, dan juga memastikan kendaraan kita selalu dalam kondisi optimal," kata Kepala Bengkel Auto2000 Grand Depok City Primaghany, dikutip dari laman resmi Auto2000 hari ini, Rabu, 8 Desember 2021.

    Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah 4 penyebab klep mobil bisa bengkok menurut Auto2000:

    1. Timing Belt Putus

    Timing belt yang putus dapat membuat klep mobil bengkok. Hal tersebut mengakibatkan putaran mesin menjadi lama dan menyebabkan klep serta piston saling bersentuhan. Selain itu, putusnya timing belt juga dapat membuat keduanya tidak sinkron sehingga membuat klep bengkok dan merusak piston serta engine heads.

    2. Angka RPM Lewat Batas

    Angka revolutions per minute (RPM) yang tinggi mengindikasikan adanya kerusakan pada mobil, dan bisa jadi kerusakan itu ada pada bagian klep. Angka RPM yang melebihi batas akan membuat mesin bergerak lebih cepat dan membuat klep menyentuh bagian piston, hingga membuat klep menjadi bengkok.

    3. Perawatan Mobil Tidak Tepat

    Perawatan mobil yang tidak tepat antara lain diakibatkan kurangnya oli pada mesin mobil dan kondisi mesin yang terlalu panas. Hal tersebut bisa membuat klep menjadi bengkok. Mesin yang overheat akan menyebabkan klep menempel pada valve guides dan akhirnya menyentuh piston.

    4. Posisi Klep dan Piston Salah

    Klep dan piston harus diposisikan saling berjarak agar tidak menyentuh satu sama lain. Kemudian bagian atas piston juga harus sejajar dengan katup intake dan exhaust. Selain itu, klep yang digunakan juga harus sesuai dengan spesifikasi piston. Apabila tidak sesuai, klep bisa bengkok saat dinyalakan untuk pertama kali.

    Baca: Waspada, Ini 3 Penyebab dan Ciri-ciri Selang Radiator Mobil Bocor

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?