5 Tips Perawatan Ban Tubeless Sepeda Motor dan Mobil Biar Awet

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi ban tubeless sepeda motor. TEMPO/Wawan Priyanto

    Ilustrasi ban tubeless sepeda motor. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta -Ban tubeless kini semakin jamak dipakai oleh kebanyakan mobil atau kendaraan sepeda motor karena memiliki sejumlah keunggulan dibanding ban konvensional pada umumnya.

    Model ban jenis ini, juga memerlukan perawatan khusus dari penggunanya. Hal ini bertujuan untuk menjaga performa tetap bagus dan ban tubeless lebih awet. 

    Melansir dari Astra Motor, ban tubeless merupakan ban yang tidak memiliki ban dalam atau karet sebagai komponennya.

    Model ban jenis ini memiliki jenis desain khusus agar dapat terisi angin tanpa harus memasang ban dalam.

    Biasannya, terdapat satu pelindung dan seal antara velg dan ban. Tujuannya, mencegah angin dari dalam ban agar tidak keluar. 

    Berbeda dengan model ban jenis biasa (tube), ban tubeless memiliki sejumlah keunggulan. Beberapa di antaranya, seperti tidak mudah bocor dan kehilangan angin karena desain yang kuat, lebih mudah ditambal jika terjadi kebocoran.

    Selain itu, juga memiliki sistem yang baik untuk menjaga tekanan ban. Dengan begitu, pengguna sepeda motor atau mobil tidak perlu khawatir tekanan ban akan berkurang saat berkendara. 

    Meski demikian, ban tubeless juga perlu perawatan khusus untuk menunjang performa kendaraan. Dan tentunya, agar lebih awet dan selalu nyaman saat digunakan.

    Berikut lima tips merawat ban tubeless, seperti dihimpun TEMPO dari laman resmi Daihatsu dan Astra Motor, 16 Januari 2022: 

    1. Periksa Seal Pelindung di Dalam Ban Tubeless 

    Seal atau pelindung yang ada di dalam ban tubeless berfungsi untuk mencegah angin keluar dari ban. Semakin lama digunakan, maka semakin berpotensi terjadi kerusakan juga pada seal ini. Jika sudah terjadi kerusakan, pengguna harus mengganti ban tubeless. Direkomendasikan bagi pengguna sepeda motor, dalam jangka waktu dua tahun sebaiknya sudah harus mengganti ban motor demi kenyamanan. 

    1. Perhatikan Tekanan Angin 

    Salah satu faktor penting dalam perawatan ban kendaraan adalah tekanan angin atau udara, baik ban depan maupun ban belakang. Tekanan udara yang berlebihan, akan berdampak terlepasnya ban dari velg kendaraan.

    Selanjutnya : Sebaliknya, jika tekanan kurang akan menyebabkan performa kendaraan tidak...


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Mengenal Cacar Monyet atau Monkeypox, Ketahui Penyebaran dan Cara Pencegahannya

    Cacar monyet telah menyebar hingga Singapura, tetangga dekat Indonesia. Simak bagaimana virus cacar itu menular dan ketahui cara pencegahannya.