Rabu, 19 September 2018

MotoGP Motegi, Begini Strategi Andrea Dovizioso Hadapi Marquez

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Andrea Dovizioso dan Marc Marquez. (www.crash.net)

    Andrea Dovizioso dan Marc Marquez. (www.crash.net)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Ducati MotoGP Andrea Dovizioso optimistis bisa memimpin kembali klasemen pembalap diatas Marc Marquez. Ia mengatakan masih akan memiliki empat balapan untuk bisa mengalahkan Marquez. "Motegi adalah salah satu rute favorit saya," kata Dovizioso menjelang balapan di Motegi, Jepang.

    Baca: Menghitung Peluang Marquez, Doviziosi, dan Vinales di Empat Seri

    Saat ini, Marquez memimpin klasemen pembalap dan berselisih 16 poin dari Dovizioso. Pembalap Italia tersebut menyebut Motegi sangat cocok dengan karakter motor Ducati. Ia mencontohkan pada 2005, 2006, dan 2007, pembalap Ducati Loris Capirossi memenangkan tiga kali balapan secara berturut-turut. Casey Stoner di tahun terakhirnya bersama Ducati juga menang di Ducati.

    Tak hanya itu, Andrea Dovizioso juga memiliki modal menghadapi Motegi. Selama di tiga kelas, ia juga sudah menikmati podium. Tahun lalu, Dovizioso bisa meraih podium kedua. "Motegi adalah trek khusus, salah satu favorit saya, karena Anda harus mengerem keras. Saya pikir saya bisa kembali memimpin di sini," kata Dovizioso. "Saya sangat percaya diri, karena saya selalu punya hasil bagus disini. Dua pole position dan tempat kedua tahun lalu. Keempat balapan selanjutnya menentukan titelnya. Saya siap untuk memimpin perjuangan sampai akhir. "

    Selain Dovizioso, Jorge Lorenzo juga berharap bisa meraih juara pertamanya dari Ducati. Dia sudah berada di pole empat kali di MotoGP Motegi dan telah memenangkan tiga balapan kelas MotoGP di sana. Lorenzo diprediksi akan lebih membantu Dovizioso ketimbang balas budi ke Marc Marquez.

    Baca: MotoGP: Marquez Berharap Kenangan Manis di Motegi Bisa Terulang

    "Podium di Aragón sangat penting bagi tim dan menunjukkan bahwa kami melaju ke arah yang benar. Pada balapan terakhir musim ini, tujuan saya tetap sama: Untuk mencoba meraih kemenangan pertama saya untuk Ducati. Motegi adalah salah satu sirkuit favorit saya. Di sana saya menang beberapa kali. Saya pikir motor kami sesuai dengan track ini. Kami memiliki kesempatan yang sangat bagus," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Memecahkan Rekor Dunia di Berlin Marathon

    Eliud Kipchoge, pelari Kenya, memecahkan rekor dunia marathon dengan waktu 2 jam 1 menit dan 39 dalam di Marathon. Menggulingkan rekor Dennis Kimetto.