Lexus Pamerkan Mobil Swakemudi Masa Depan, Ini Kelebihannya

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Lexus Internasional Yoshihiro Sawa (kiri) bersama petinggi Lexus saat memperkenalkan mobil swakemudi Lexus LS+ di Tokyo Motor Show, Tokyo Big Sight, Tokyo, Jepang, 25 Oktober 2017. TEMPO/Wawan Priyanto

    Presiden Lexus Internasional Yoshihiro Sawa (kiri) bersama petinggi Lexus saat memperkenalkan mobil swakemudi Lexus LS+ di Tokyo Motor Show, Tokyo Big Sight, Tokyo, Jepang, 25 Oktober 2017. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Tokyo - Brand premium dari Toyota, Lexus, memamerkan mobil swakemudi Lexus LS+ di pameran otomotif Tokyo Motor Show yang digelar di Tokyo Big Sight, Tokyo, Jepang, 25 Oktober 2017.

    Mobil berkelir abu-abu metalik itu muncul dari balik tirai di samping layar raksasa di booth Lexus tanpa pengemudi. Mobil itu lalu berhenti persis di tengah-tengah booth yang kemudian disambut tepuk tangan meriah ratusan pengunjung.

    Baca: Kuartal I 2017, Penjualan Lexus Indonesia Melonjak 59 Persen

    Presiden Lexus Internasional Yoshihiro Sawa mengatakan bahwa Lexus LS+  merupakan kendaraan konsep yang lahir dari kombinasi desain modern Lexus dengan dengan teknologi swakemudi mutakhir.

    Menurut rencana, mobil ini akan segera diperkenalkan sebagai versi produksi. “Ini untuk menjawab tantangan akan mobil swakemudi dan ramah lingkungan pada 2020 mendatang,” kata Sawa saat menjelaskan Lexus LS+.

    Simak: Lexus Sukses Catat Penjualan Rp 400 Miliar di GIIAS 2017

    Lexus, lanjut dia, juga sedang mengembangkan mobil swakemudi untuk jalan raya biasa dan bukan hanya yang dapat melaju di jalan bebas hambatan (jalan tol).

    Lexus akan terus melanjutkan pengembangan teknologi pada mobil konsep LS+ dengan mengimplementasikan “urban reammate” pada awal 2020 untuk mencapai pengemudian secara otomatis di jalan raya biasa.

    “Kami akan menuju ke tingkat mengemudi otomatis dari level 4 atau lebih untuk mencapai “masyarakat mobilitas di mana setiap orang dapat bergerak dengan aman, lancar, dan bebas,” katanya.


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.