Penjualan Toyota di Cina Jeblok, Kerepotan Menghadapi Merek Lokal

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi SUV  Toyota RAV4. Motortrend.com

    Ilustrasi SUV Toyota RAV4. Motortrend.com

    TEMPO.CO, Beijing - Penjualan Toyota Motor Cosp di pasar otomotif terbesar di dunia, Cina pada bulan lalu tidak menggembirakan. Seperti dikutip dari Reuters, Selasa 5 Desember 2017, volume penjualan Toyota di Cina tercatat sebanyak 109.600 unit, turun 1,3 persen dibandingkan capaian pada bulan yang sama tahun lalu.

    Baca: Harga Mobil Toyota dengan BBM Hidrogen 2 Kali Lipat Mesin Bensin

    Secara persentase, penurunan tersebut memang terbilang sangat kecil. Namun dari sisi volume cukup mengecewakan mengingat besarnya pasar di negara tersebut.

    Namun demikian, secara total penjualan Toyota sepanjang periode Januari-November tahun ini tercatat sebanyak 1,18 juta unit. Angka tersebut naik sebesar 7,5 persen dibandingkan penjualan pada periode yang sama tahun lalu.

    Baca: Volkswagen Rajai Penjualan Mobil di Cina, Wuling Masuk 20 Besar

    Pabrikan kendaraan terbesar di Jepang ini masih menjadi salah satu pemain utama di Cina. Bulan sebelumnya, Toyota harus berjibaku menghadapi pabrikan lokal seperti Baojun, Geely dan Changan.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.