Kurangi Tabrakan, Ford Tawarkan Fitur Pengereman Otomatis

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Ford Motor Company yang menarik 4.5 juta kendaraannya produksi 1995-2003.

    Logo Ford Motor Company yang menarik 4.5 juta kendaraannya produksi 1995-2003.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ford Motor Co mengatakan pada Jumat, 12 Januari 2018, waktu setempat akan menawarkan fitur pengereman darurat otomatis kepada lebih dari separuh model kendaraan yang diluncurkan di Amerika Serikat (AS) tahun 2019, dan fitur itu akan terpasang di semua model Ford pada 2022.

    Rem darurat otomatis (Automatic emergency brakes/AEB) dirancang guna membantu kendaraan menghindari tabrakan.

    Presiden Ford Amerika Utara, Raj Nair, dalam sebuah wawancara mengatakan peluncuran fitur AEB relatif lambat karena kurangnya permintaan dari konsumen.

    Baca: Ford Recall 2.900 Unit Ranger Karena Airbag Diduga Bermasalah

    Untuk 2018, Ford menawarkan AEB kepada sekitar 15 persen model di AS, termasuk pickup F-Series dan mobil sport Ford Mustang. Fitur itu akan dipasangkan pada empat model 2019 antara lain all-new Ford Ranger pickup, Ford Edge, Lincoln MKC dan Lincoln Nautilus crossover.

    Simak: Ford Upload Video Kampanye Anti Pelecehan Seksual

    Bulan lalu, Badan Keselamatan Lalu Lintas dan Jalan Raya Amerika (National Highway Traffic Safety Administration/NHTSA) mengatakan, empat dari 20 produsen mobil pada tahun 2017 telah menggunakan AEB sebagai fitur standar pada setengah dari model-model mereka di AS.

    Sebanyak 20 produsen mobil pun sepakat untuk memasang perangkat itu pada semua model mereka mulai 2022.

    Di antara perusahaan mobil global itu, Toyota Motor Corp telah memasang perangkat pengereman tersebut pada 56 persen model kendaraan mereka untuk tahun 2017, kata NHTSA, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu, 13 Januari 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.