Facelift Hyundai i20 Crossover Jadi Penantang Suzuki Sx4 S-Cross

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hyundai i20 Active. Sumber: auto.ndtv.com

    Hyundai i20 Active. Sumber: auto.ndtv.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Hyundai meluncurkan facelift i20 Active crossover yang tahun lalu memimpin segmen crossover di India. Di negara Asia Selatan itu, Hyundai i20 menghadapi Ford Freestyle dan Suzuki SX4 S-Cross. Sehingga, Hyudai wajib memberikan penyegaran agar mampu bersaing dan tetap memimpin pasar.

    Hyundai akan merevisi model dan fitur i20 Active dan akan mengikuti filosofi desain Hyundai saat ini. Hyundai i20 Active menggunakan basis pada hatchback i20, yang juga akan mengalami perbaikan. Perbedaannya, yaitu penggunaan roof rail, skid plates, body cladding plastik di bagian samping dan ground clearance yang lebih tinggi.

    Baca: Hyundai Sokong Grab Lewat Mobil Ioniq, Akselerasinya Nampol

    Facelift Hyundai i20 Active akan menggunakan grill depan trapesium baru, kisi-kisi model sarang lebah dan lampu depan baru. Crossover ini akan mendapatkan headlamps proyektor dan lampu DRL LED, desain rumah lampu kabut baru, dan penggunaan velg alloy baru.

    Fitur facelift i20 Active juga akanditingkatkan dengan sistem infotainment layar sentuh yang lebih besar yang mendukung Android Auto, Apple CarPlay dan Mirror Link. Soal dimensi, facelift Active i20 yang baru akan tetap sama. Mobil ini memiliki panjang 3.995 mm, lebar 1.760 mm dan tinggi 1,555 mm. Jarak sumbu roda menjadi 2.570 mm dengan ground clearance tak berbeda 190mm.

    Baca: 3 Perbedaan Spek Suzuki SX4 S-Cross di Indonesia dan Versi India

    Mesin Hyundai i20 Active di India tersedia dalam mesin bensin dan diesel. Mesin bensin 1,2 liter menghasilkan torsi 82bhp dan 115Nm dan dikawinkan dengan gearbox manual 5 kecepatan. Pada mesin diesel 1.4 liter menghasilkan torsi 89bhp dan 220Nm yang dipasangkan dengan gearbox manual 6 percepatan.

    DRIVESPARK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.